
WWF: Populasi harimau liar di dunia meningkat signifikan

Foto yang diabadikan menggunakan kamera inframerah pada April 2023 ini menunjukkan seekor harimau Siberia liar di kawasan hutan Muleng di Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua)
Populasi harimau liar di dunia telah meningkat dari sekitar 3.200 ekor pada 2010 menjadi sekitar 5.500 ekor pada 2024, dengan negara-negara seperti China, Rusia, India, dan Nepal sukses melipatgandakan populasi harimau liar mereka.
Harbin, China (Xinhua/Indonesia Window) – Populasi harimau liar di dunia telah meningkat dari sekitar 3.200 ekor pada 2010 menjadi sekitar 5.500 ekor pada 2024, dengan negara-negara seperti China, Rusia, India, dan Nepal sukses melipatgandakan populasi harimau liar mereka, demikian menurut World Wildlife Fund (WWF).Data tersebut diumumkan pada Forum Internasional tentang Konservasi dan Pemulihan Harimau dan Macan Tutul kedua yang sedang berlangsung di Kota Harbin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut.Selama satu dekade terakhir, penurunan populasi harimau liar yang terjadi dengan cepat di seluruh dunia berhasil diredakan. Di China, habitat harimau liar dipulihkan dan diperbaiki secara efektif, yang menghasilkan peningkatan populasi harimau liar secara bertahap, kata Zhou Fei, wakil direktur jenderal Kantor Perwakilan WWF Beijing, pada forum tersebut pada Senin (29/7).
Seekor harimau Siberia terlihat di Taman Harimau Siberia di Hailin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 1 Oktober 2023. Taman Harimau Siberia adalah salah satu dari tiga taman di bawah naungan Pusat Penangkaran Kucing Hengdaohezi China, pusat penangkaran harimau Siberia terbesar di dunia. Taman tersebut saat ini menampung sekitar 400 harimau Siberia. (Xinhua/Wang Jianwei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sampel eksperimental antariksa China dibawa pulang ke Bumi
Indonesia
•
05 Jun 2023

COVID-19 – Antibodi ditemukan di semua relawan uji vaksin Rusia
Indonesia
•
29 Aug 2020

Pemetaan 3D tomografi ionosfer tingkatkan akurasi GPS
Indonesia
•
31 Jul 2024

Spesies tumbuhan berbunga baru ditemukan di China barat daya
Indonesia
•
04 May 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
