
Populasi Jepang catat penurunan terbesar jadi 123,05 juta jiwa pada 2025

Orang-orang berjalan di sebuah ruas jalan di Tokyo, Jepang, pada 18 Mei 2026. (Xinhua/Jia Haocheng)
Populasi Jepang mencatatkan penurunan pertamanya dalam survei 2015 sejak sensus lima tahunan dimulai pada 1920. Hasil terbaru ini menandai penurunan ketiga berturut-turut, dengan laju penurunan yang melebar dari 0,7 persen yang tercatat pada survei sebelumnya menjadi penurunan terbesar dalam sejarah sensus tersebut.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Populasi Jepang, termasuk penduduknya yang berkewarganegaraan asing, tercatat di angka 123,05 juta jiwa pada 2025, turun 3,1 juta jiwa dari angka pada 2020.
Angka awal yang dirilis oleh Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi Jepang pada Jumat (29/5) itu menunjukkan bahwa per 1 Oktober tahun lalu, populasi Jepang berjumlah 123.049.524 jiwa, turun sebanyak 3.096.575 jiwa, atau 2,5 persen, dari angka yang tercatat pada sensus 2020.
Populasi Jepang mencatatkan penurunan pertamanya dalam survei 2015 sejak sensus lima tahunan dimulai pada 1920. Hasil terbaru ini menandai penurunan ketiga berturut-turut, dengan laju penurunan yang melebar dari 0,7 persen yang tercatat pada survei sebelumnya menjadi penurunan terbesar dalam sejarah sensus tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China larang kontak kulit dengan orang asing setelah kasus cacar monyet pertama
Indonesia
•
19 Sep 2022

Jumlah kasus COVID-19, flu, dan RSV meningkat di AS jelang periode liburan
Indonesia
•
19 Dec 2023

Tak cuma angkat trofi, juara Piala Dunia 2026 juga bawa pulang cincin juara
Indonesia
•
17 Jul 2026

PBB: Kebutuhan kemanusiaan di Gaza masih sangat besar
Indonesia
•
19 Feb 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
