
Populasi macan tutul salju di Qinghai China diperkirakan capai 1.200 ekor

Foto inframerah yang diabadikan pada 8 Maret 2019 ini memperlihatkan seekor macan tutul salju di Taman Nasional Sanjiangyuan di Prefektur Otonom Etnis Tibet Yushu di Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua)
Macan tutul salju berada di bawah perlindungan tingkat tertinggi nasional di China dan masuk dalam daftar sebagai spesies rentan oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).
Jakarta (Indonesia Window) – Para ahli memperkirakan populasi macan tutul salju atau snow leopard di Provinsi Qinghai, China barat laut, telah mencapai sekitar 1.200 ekor.Sebanyak 800 kamera inframerah yang dipasang di area Sanjiangyuan di provinsi itu telah merekam sekitar 100.000 gambar spesies langka tersebut, menurut Zhao Xiang dari Pusat Konservasi Shanshui."Sejauh ini, kami telah mengidentifikasi setidaknya 400 individu macan tutul salju di area itu," kata Zhao.Densitas sebaran spesies yang dilindungi itu di Sanjiangyuan lebih tinggi dari rata-rata dunia, yang menunjukkan bahwa area ini merupakan tempat persebaran dan habitat snow leopard terpenting di China dan bahkan di dunia, imbuh Zhao.Sanjiangyuan terletak di Dataran Tinggi Tibet, tempat lahirnya Sungai Yangtze, Sungai Kuning, dan Sungai Lancang, serta hulu sumber air tawar di China.Sanjiangyuan juga merupakan penyangga ekologis yang penting. Lokasi geografisnya yang istimewa dan sumber daya alam yang melimpah menyediakan habitat bagi sejumlah besar spesies endemik dan terancam punah di China."Melalui berbagai survei, pemantauan kamera inframerah, dan metode-metode lainnya, kami mengetahui jumlah macan tutul salju di Qinghai sekitar 1.200 ekor," kata Zhang Yu, kepala departemen perlindungan satwa liar di bawah administrasi kehutanan dan padang rumput provinsi itu.
Foto yang diambil pada 26 Oktober 2017 ini menunjukkan snow leopard di Taman Nasional Sanjiangyuan di Provinsi Qinghai, Tiongkok barat laut. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China rilis citra berwarna global Mars
Indonesia
•
01 May 2023

Studi sebut penderita Long COVID alami perubahan pada fungsi otak
Indonesia
•
02 May 2023

Roket komersial China CERES-1 Y8 luncurkan satu satelit baru
Indonesia
•
27 Aug 2023

Model bahasa skala besar generasi baru dirilis di Shanghai
Indonesia
•
19 Jan 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
