
Australia bersiap hadapi musim puncak cuaca buruk

Orang-orang menerbangkan layang-layang di Pantai Bondi di Sydney, Australia, pada 10 September 2023. (Xinhua/Hu Jingchen)
Prakiraan Cuaca Buruk Jangka Panjang 2023-2024 dari Biro Meteorologi Australia menunjukkan bahwa meskipun cuaca buruk dapat terjadi kapan pun sepanjang tahun, periode Oktober hingga April merupakan periode puncak gelombang panas, kebakaran hutan, siklon tropis, badai petir, dan banjir.
Sydney, Australia (Xinhua) – Australia diperkirakan akan menghadapi musim puncak cuaca buruk, seperti gelombang panas dan siklon tropis, demikian dilaporkan Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology/BOM) Australia pada Senin (9/10).Dalam Prakiraan Cuaca Buruk Jangka Panjang (Severe Weather Long-Range Forecast) 2023-2024 terbarunya, BOM menekankan bahwa meskipun cuaca buruk dapat terjadi kapan pun sepanjang tahun, periode Oktober hingga April merupakan periode puncak gelombang panas, kebakaran hutan, siklon tropis, badai petir, dan banjir.Dalam beberapa bulan ke depan, Australia berpotensi mengalami suhu yang "luar biasa tinggi" hingga setidaknya Februari 2024, serta peningkatan risiko kebakaran hutan di sebagian besar wilayah Australia bagian timur dan selatan.
Orang-orang menerbangkan layang-layang di Pantai Bondi di Sydney, Australia, pada 10 September 2023. (Xinhua/Hu Jingchen)
Petir menerangi langit di atas Sydney, Australia, pada 27 November 2022. (Xinhua/Bai Xuefei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China: Laporan IAEA bukan "lampu hijau" bagi pembuangan air limbah nuklir Jepang
Indonesia
•
06 Jul 2023

Hamas sebut pernyataan Trump "tidak konsisten" dengan proses negosiasi soal Gaza
Indonesia
•
28 Jul 2025

Fokus Berita – Hubungan China-Australia dapat berkembang jauh dengan komplementaritas ekonomi
Indonesia
•
17 Jun 2024

Presiden Palestina setujui pemerintahan baru pimpinan Mohammad Mustafa
Indonesia
•
29 Mar 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
