
Presiden Iran akan kunjungi Arab Saudi

Presiden Iran Ebrahim Raisi berbicara dalam sebuah konferensi pers di Teheran, Iran, pada 29 Agustus 2022. (Xinhua/Situs Web Kepresidenan Iran)
Presiden Iran Ebrahim Raisi telah menerima undangan dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi untuk berkunjung ke Riyadh, ibu kota Saudi, menyusul pembicaraan yang dimediasi China di Beijing pada awal Maret, saat Arab Saudi dan Iran sepakat untuk melanjutkan hubungan diplomatik dan membuka kembali kedutaan dan misi mereka dalam waktu dua bulan.
Teheran, Iran (Xinhua) – Presiden Iran Ebrahim Raisi telah menerima undangan dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi untuk berkunjung ke Riyadh, ibu kota Saudi, demikian disampaikan Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber pada Senin (3/4).Mokhber melontarkan pernyataan tersebut ketika diminta menanggapi undangan Raja Saudi kepada Raisi untuk mengunjungi Riyadh, seperti dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Mehr.Langkah itu dilakukan menyusul pembicaraan yang dimediasi China di Beijing pada awal Maret, saat Arab Saudi dan Iran sepakat untuk melanjutkan hubungan diplomatik dan membuka kembali kedutaan dan misi mereka dalam waktu dua bulan.
Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud menyampaikan pidato penutupnya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (Group of 20/G20) di Riyadh, Arab Saudi, pada 22 November 2020. (Xinhua/G20 Arab Saudi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi minta Umat Islam tunggu kejelasan COVID sebelum umroh
Indonesia
•
01 Apr 2020

Optimal atasi perubahan iklim, Taiwan layak masuk sistem global
Indonesia
•
01 Dec 2019

Tingkat persetujuan warga AS terhadap Biden dekati titik terendah
Indonesia
•
31 Mar 2023

China gelar latihan militer saat Ketua DRP AS berkunjung ke Taiwan
Indonesia
•
03 Aug 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
