Presiden baru Peru berencana gelar pemilu dini saat protes semakin intensif

Dina Boluarte (kanan) menghadiri upacara pelantikan sebagai presiden di Kongres di Lima, Peru, pada 7 Desember 2022. (Xinhua/Mariana Bazo)
Presiden Peru Dina Boluarte mengatakan bahwa dirinya berencana bertemu dengan Komite Konstitusi Kongres untuk mengajukan usulnya memajukan pemilu 2026 ke April 2024, di tengah aksi unjuk rasa yang semakin memanas di seluruh negara itu.
Lima, Peru (Xinhua) – Presiden baru Peru Dina Boluarte pada Selasa (13/12) mengatakan bahwa dirinya berencana bertemu dengan Komite Konstitusi Kongres guna "mempersingkat jangka waktu" untuk menggelar pemilihan umum (pemilu) dini, di tengah aksi unjuk rasa yang semakin memanas di seluruh negara itu.Boluarte pada Senin (12/12) mengusulkan untuk memajukan pemilu 2026 ke April 2024.Dia mulai menjabat pada 7 Desember ketika Kongres Peru memakzulkan pendahulunya, Pedro Castillo, hanya beberapa jam setelah upayanya yang gagal untuk membubarkan badan legislatif. Castillo kemudian ditahan oleh pasukan keamanan.Boluarte, yang sebelumnya merupakan wakil presiden di kabinet Castillo, mengatakan dirinya sedang memimpin pemerintahan "transisi" yang bertujuan untuk "menyerukan ketenangan dan dialog" dan "menyelesaikan permasalahan yang belum terselesaikan" di berbagai wilayah.Dia menyerukan pemilu dini saat aksi unjuk rasa semakin intensif di beberapa wilayah di negara Amerika Selatan itu, dengan pendukung Castillo menuntut pembebasannya, pengunduran diri Boluarte, pemilihan dini, dan pembubaran Kongres. Tujuh orang tewas dalam bentrokan antara para pengunjuk rasa dan pasukan keamanan di wilayah Apurimac dan Arequipa, Peru selatan.Boluarte memerintahkan kepolisian nasional "untuk tidak menggunakan senjata mematikan, termasuk peluru karet," seraya mengatakan mereka yang melakukannya akan menghadapi "hukuman berat."Menteri Pertahanan Peru Luis Otarola pada Selasa mengumumkan keadaan darurat di Arequipa, lokasi dirinya akan menggelar negosiasi.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Israel tegaskan penolakan atas Negara Palestina, Hamas sebut sikap itu "bertendensi ekspansionis"
Indonesia
•
18 Nov 2025

Serangan roket di Afghanistan tewaskan delapan warga sipil
Indonesia
•
21 Nov 2020

COVID-19 – Vaksin Medigen dijual 408.000 rupiah per dosis ke CDC Taiwan
Indonesia
•
01 Nov 2022

China desak G7 agar berhenti terlibat dalam permainan geopolitik
Indonesia
•
29 Nov 2024
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
