
Presiden Afrika Selatan bantah tudingan Trump soal "penyitaan tanah"

Foto yang diabadikan pada 7 Maret 2023 ini menunjukkan pemandangan matahari terbit di Johannesburg, Afrika Selatan. (Xinhua/Shiraaz Mohamed)
Presiden Ramaphosa menandatangani Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengambilalihan menjadi UU, yang memungkinkan institusi-institusi publik dapat mengambil alih tanah demi kepentingan publik.
Johannesburg, Afrika Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa pada Senin (3/2) membantah pernyataan terkait yang disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini, dengan menekankan bahwa Afrika Selatan tidak "menyita tanah."Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kepresidenan Afrika Selatan, pemerintah juga menepis klaim bahwa Undang-Undang (UU) Pengambilalihan ditujukan untuk menyita tanah."UU Pengambilalihan yang baru-baru ini disahkan bukanlah instrumen penyitaan, melainkan proses hukum bermandat konstitusional yang memastikan akses publik ke tanah dengan cara yang adil dan setara sebagaimana dipandu oleh Konstitusi," papar pernyataan itu.Respons Ramaphosa itu disampaikan menyusul unggahan Trump pada Ahad (2/2) di platform media sosial Truth Social. "Afrika Selatan menyita tanah dan memperlakukan kelompok masyarakat tertentu dengan SANGAT BURUK. Saya akan menghentikan semua pendanaan di masa depan untuk Afrika Selatan hingga penyelidikan menyeluruh atas situasi ini selesai," tulis Trump.Presiden Ramaphosa menyatakan bahwa dirinya sedang menantikan diskusi dengan Trump terkait proses reformasi lahan Afrika Selatan, yang mengisyaratkan bahwa mereka mungkin menemukan titik temu. "Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintahan Trump terkait kebijakan reformasi lahan dan isu-isu yang menjadi kepentingan bilateral," ungkap Ramaphosa.
Foto yang diabadikan pada 7 Maret 2023 ini menunjukkan pemandangan matahari terbit di Johannesburg, Afrika Selatan. (Xinhua/Shiraaz Mohamed)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Satu orang tewas dalam aksi polisi terhadap petani di India
Indonesia
•
23 Feb 2024

Feature – Invasi militer AS sebabkan stagnasi ekonomi dan perpecahan politik di Irak
Indonesia
•
30 Jul 2024

Mantan Presiden Prancis Sarkozy akan mulai jalani masa tahanan pada 21 Oktober
Indonesia
•
14 Oct 2025

Arab Saudi kecam tuduhan Iran atas pembunuhan ilmuwan nuklir
Indonesia
•
02 Dec 2020


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026
