Masjidil Haram siap terima jamaah selama 10 hari terakhir Ramadhan

Umat Islam dari seluruh dunia menunaikan ibadah di Masjidil Haram, Makkah. (Presidensi Umum Haramain)
Presidensi Umum Haramain mengumumkan kesiapan panitia Perluasan Ketiga Masjidil Haram untuk menerima jamaah selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.
Jakarta (Indonesia Window) – Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi (Presidensi Umum Haramain), yang diwakili oleh Badan Perluasan Saudi Ketiga pada Ahad (9/4) mengumumkan kesiapan panitia Perluasan Ketiga Masjidil Haram untuk menerima jamaah selama sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.Persiapan tersebut meliputi penerapan sistem lapangan, perekayasaan dan pelayanan teknis, serta pelaksanaan pekerjaan sesuai rencana operasional dan kapasitas sumber daya manusia yang mencakup insinyur, teknisi, pengamat, dan tenaga kerja. Mereka bekerja sepanjang waktu untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan para pengunjung Masjidil Haram.
Kepala Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Syekh Abudurrahman Assudais. (Presidensi Umum Haramain)
Para petugas bekerja sepanjang waktu untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan para pengunjung Masjidil Haram. (Presidensi Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

BioNTech perkirakan penjualan vaksin COVID-19 akan turun
Indonesia
•
28 Mar 2023

Putin: Rusia inginkan kerja sama teknis-militer yang luas dalam dunia multipolar
Indonesia
•
16 Aug 2022

COVID-19 – Putra mahkota Arab Saudi terima dosis pertama vaksin
Indonesia
•
26 Dec 2020

AS akan gabung dengan Eropa, desak Iran kerja sama dalam kesepakatan nuklir
Indonesia
•
03 Jun 2022
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
