
Korsel dan AS tegaskan kembali prinsip untuk tidak memanipulasi nilai tukar

Seorang 'trader' terlihat di depan layar di ruang transaksi valuta asing di kantor pusat KEB Hana Bank di Seoul, Korea Selatan, pada 7 April 2025. (Xinhua/Jun Hyosang)
Prinsip dasar kebijakan nilai tukar yaitu tidak memanipulasi nilai mata uang negara masing-masing dengan tujuan menghambat penyesuaian neraca pembayaran yang efektif atau mendapatkan keuntungan kompetitif yang tidak adil.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menegaskan kembali prinsip dasar kebijakan nilai tukar mereka, yaitu tidak memanipulasi nilai mata uang masing-masing dengan tujuan menghambat penyesuaian neraca pembayaran yang efektif atau mendapatkan keuntungan kompetitif yang tidak adil, demikian disampaikan Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korsel pada Rabu (1/10).Kesepakatan ini dicapai setelah serangkaian pembicaraan terbaru antara otoritas keuangan kedua negara, yang terpisah dari negosiasi perdagangan, menurut kementerian itu.Seoul dan Washington sepakat bahwa setiap kebijakan makroprudensial atau kebijakan arus modal tidak akan menyasar nilai tukar untuk tujuan kompetitif, dan bahwa sarana investasi pemerintah akan berinvestasi di luar negeri hanya untuk tujuan imbal hasil yang disesuaikan dengan risiko dan diversifikasi.Kedua pihak menegaskan kembali bahwa intervensi di pasar valuta asing (valas) hanya dipertimbangkan jika diperlukan untuk merespons volatilitas yang berlebihan atau pergerakan pasar yang kacau.Korsel juga setuju untuk membagikan detail bulanan terkait operasi intervensi pasar valasnya, yang saat ini diumumkan dalam basis kuartalan, kepada Departemen Keuangan AS dengan syarat kerahasiaan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Triliuner Ambani dari India uraikan pewaris bisnis Reliance senilai 220 miliar dolar AS
Indonesia
•
30 Aug 2022

Presiden Prabowo optimistis ekonomi Indonesia tumbuh 8 persen
Indonesia
•
17 Jan 2025

Utang pemerintah global 2022 naik hampir 10 persen
Indonesia
•
06 Apr 2022

Pakar Italia sebut Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra untungkan partisipannya
Indonesia
•
30 Mar 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
