RasaKoe lestarikan rempah Indonesia dalam ragam bumbu masakan dan produk makanan

Terdaftar di bawah perlindungan merek dagang, RasaKoe terus mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi empat varian produk frozen food (makanan beku) di antaranya, Ciken Pepes, Ciken Garang Asem, Ciken Goreng Tepung dan Ciken Ungkep. (Indonesia Window)
Produk bumbu masak RasaKoe seperti bumbu sop, opor, dan nasi goreng, terbuat dari campuran rempah-rempah asli Indonesia tanpa bahan pengawet, dan non MSG (monosodium glutamate) yang berfungsi sebagai penguat rasa.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Indonesia, yang sejak berabad-abad silam dikenal oleh masyarakat dunia sebagai ‘Nusantara’, telah tersohor karena kekayaan berbagai jenis rempah, sehingga menjadi ‘rebutan’ bangsa-bangsa besar dari Eropa.“RasaKoe melihat kekayaan Indonesia ini dan ingin terus melestarikan keberadaannya sebagai salah satu ciri khas bangsa kita dengan memproduksi aneka jenis bumbu yang dibutuhkan dalam setiap hidangan, mulai dari bumbu dasar, bumbu masak, hingga bumbu tabur,” ujar Maya Trifani, Direktur PT Selaras Rasakoe Indonesia yang menaungi produksi bumbu RasaKoe dalam sesi perkenalan di acara ‘Kopdar Bisnis’ yang digelar oleh Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Bogor, di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/1).Dia menerangkan, produk bumbu masak RasaKoe seperti bumbu sop, opor, dan nasi goreng, terbuat dari campuran rempah-rempah asli Indonesia tanpa bahan pengawet, dan non MSG (monosodium glutamate) yang berfungsi sebagai penguat rasa.“Kegiatan produksi kami melalui berbagai proses seperti mengontrol kualitas bahan baku, menerapkan cara produksi sesuai standar Dinas Kesehatan dan BPOM, dan dikemas dengan kemasan yang higienis,” jelas Maya.Terdaftar di bawah perlindungan merek dagang, lanjutnya, RasaKoe terus mengembangkan bisnisnya dengan memproduksi empat varian produk frozen food (makanan beku) di antaranya, Ciken Pepes, Ciken Garang Asem, Ciken Goreng Tepung dan Ciken Ungkep.
“Kami juga membuat produk makanan siap saji bermerek ‘Chicken Buff’ dan ‘Ayam Bakar Abah Ipoel’, dan menawarkan investasi untuk membantu para pelaku usaha membangun bisnis kuliner dalam bentuk restoran atau booth, termasuk pendampingan mulai dari pembukaan bisnis hingga pelatihan bagi karyawan,” terang Maya.Mengandalkan rempah-rempah khas Nusantara yang kaya akan cita rasa Indonesia sebagai ‘bintang utama’ dalam setiap produknya, RasaKoe berharap produk-produknya dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia, dan semakin dikenal luas di pasar internasioal.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Shanghai targetkan pertumbuhan PDB di atas 5,5 persen pada 2023
Indonesia
•
11 Jan 2023

Kontribusi ‘Dua Negara, Taman Kembar’ dorong kerja sama China-ASEAN
Indonesia
•
25 Sep 2024

UE akan alokasikan 120 juta euro bagi petani yang terdampak cuaca buruk
Indonesia
•
25 Sep 2024

AS perkirakan minyak mentah dunia turun di bawah 100 dolar pada 2023
Indonesia
•
13 Apr 2022
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026
