Telaah – Peluang perdamaian masih jauh bagi Gaza meskipun perundingan gencatan senjata berlanjut

Orang-orang mengungsi dari Jabalia, Jalur Gaza utara, setelah tentara Israel meminta mereka untuk meninggalkan bangunan sekolah tempat mereka berlindung pada 19 Oktober 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Prospek perdamaian masih suram, mengingat perpecahan mendalam mengenai syarat gencatan senjata yang masih terjadi di antara Israel, Hamas, dan pemangku kepentingan regional lainnya seperti Mesir.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Putaran terbaru perundingan mengenai gencatan senjata di Gaza, yang dinantikan oleh banyak pihak, kembali dilanjutkan sejak Ahad (27/10) di Doha, ibu kota Qatar, setelah mengalami kebuntuan selama berbulan-bulan.Kembali dilanjutkannya perundingan, yang terjadi setelah berbagai peristiwa penting, termasuk pembunuhan pemimpin Hamas Yahya Sinwar dan selesainya gelombang baru pembalasan Israel terhadap Iran, secara luas dianggap sebagai upaya terbaru untuk memutus siklus kekerasan yang telah lama melanda Timur Tengah.Namun, para analis memperingatkan bahwa prospek perdamaian masih suram, mengingat perpecahan mendalam mengenai syarat gencatan senjata yang masih terjadi di antara Israel, Hamas, dan pemangku kepentingan regional lainnya seperti Mesir.
Seorang anak laki-laki memindahkan barang-barangnya menggunakan kursi roda di Kota Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 12 Oktober 2024. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Anak-anak Palestina kembali ke rumah setelah mengisi botol dengan air dari sebuah kendaraan yang mendistribusikan air gratis di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 20 Oktober 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Hizbullah klaim serang kediaman Netanyahu, tolak negosiasi selama pertempuran berlanjut
Indonesia
•
23 Oct 2024

Hamas setujui proposal gencatan senjata saat Israel lancarkan operasi darat baru di Rafah
Indonesia
•
30 Mar 2025

Kepolisian Finlandia sebut kerusakan jalur pipa gas Balticconnector kemungkinan besar disebabkan oleh "aktivitas eksternal"
Indonesia
•
12 Oct 2023

AS jatuhkan sanksi kepada dua hakim ICC terkait Israel
Indonesia
•
19 Dec 2025
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
