
Proyek 'mega factory' baru Tesla di Shanghai kantongi izin konstruksi

Foto dari udara yang diabadikan pada 26 September 2023 ini menunjukkan Gigafactory Tesla di Kawasan Baru Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan (Shanghai) China di Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)
Proyek mega factory penyimpanan energi pertama Tesla di luar pasar AS berlokasi di Kawasan Baru Lingang dan diperkirakan akan memasuki tahap produksi massal pada kuartal pertama tahun 2025.
Shanghai, China (Xinhua) – Sebuah proyek mega factory baru milik produsen mobil Amerika Serikat (AS) Tesla telah mengantongi izin konstruksi, menurut komite manajemen Kawasan Baru Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan (Shanghai) China.Sebagai proyek mega factory penyimpanan energi pertama Tesla di luar pasar AS, pabrik itu berlokasi di Kawasan Baru Lingang dan diperkirakan akan memasuki tahap produksi massal pada kuartal pertama tahun 2025.
Foto yang diabadikan pada 2 Februari 2024 ini menunjukkan sejumlah mobil Tesla di San Bruno, California, Amerika Serikat (AS). (Xinhua/Li Jianguo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 40 UKM Indonesia berpartisipasi dalam House of Handicraft Indonesia di Tokyo
Indonesia
•
25 Sep 2024

Indeks harga konsumen China tetap stabil pada paruh pertama 2023
Indonesia
•
11 Jul 2023

Produsen baterai China dominasi pasar baterai kendaraan listrik global
Indonesia
•
05 Apr 2022

Harga minyak di Asia turun, tertekan pelepasan cadangan strategis
Indonesia
•
22 Nov 2021


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
