Proyek 'mega factory' baru Tesla di Shanghai kantongi izin konstruksi

Foto dari udara yang diabadikan pada 26 September 2023 ini menunjukkan Gigafactory Tesla di Kawasan Baru Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan (Shanghai) China di Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)
Proyek mega factory penyimpanan energi pertama Tesla di luar pasar AS berlokasi di Kawasan Baru Lingang dan diperkirakan akan memasuki tahap produksi massal pada kuartal pertama tahun 2025.
Shanghai, China (Xinhua) – Sebuah proyek mega factory baru milik produsen mobil Amerika Serikat (AS) Tesla telah mengantongi izin konstruksi, menurut komite manajemen Kawasan Baru Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan (Shanghai) China.Sebagai proyek mega factory penyimpanan energi pertama Tesla di luar pasar AS, pabrik itu berlokasi di Kawasan Baru Lingang dan diperkirakan akan memasuki tahap produksi massal pada kuartal pertama tahun 2025.
Foto yang diabadikan pada 2 Februari 2024 ini menunjukkan sejumlah mobil Tesla di San Bruno, California, Amerika Serikat (AS). (Xinhua/Li Jianguo)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Industri energi terbarukan China terus jadi yang terdepan secara global
Indonesia
•
14 Feb 2023

Harga minyak jatuh setelah gencatan senjata konflik Timur Tengah
Indonesia
•
04 Apr 2022

Pakistan akan kembangkan lima koridor ekonomi di bawah China-Pakistan Economic Corridor
Indonesia
•
14 Mar 2024

‘Cash flow’ Mesir anjlok, Terusan Suez rugi miliaran dolar AS imbas ketegangan kawasan
Indonesia
•
28 Sep 2025
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
