
Tim peneliti multinasional lakukan studi perubahan iklim di danau air asin tertinggi di dunia

Foto dari udara yang diabadikan pada 29 Januari 2021 ini menunjukkan pemandangan musim dingin di Nam Co yang terletak di Daerah Otonom Xizang, China barat daya. (Xinhua/Sun Fei)
Proyek pengeboran inti di Nam Co, danau air asin tertinggi di dunia yang terletak di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, yang telah dilakukan sejak awal Juni tahun ini bertujuan untuk mencari data tentang perubahan iklim dan lingkungan di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang selama sejuta tahun terakhir.
Lhasa, Daerah Otonom Xizang (Xinhua) – Tim peneliti multinasional melaksanakan sebuah proyek pengeboran inti di Nam Co, danau air asin tertinggi di dunia yang terletak di Daerah Otonom Xizang, China barat daya, sejak awal Juni untuk mencari data tentang perubahan iklim dan lingkungan di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang selama sejuta tahun terakhir.Tim ekspedisi ilmiah gabungan ini terdiri dari tim peneliti perubahan danau dan lingkungan dari Institut Penelitian Dataran Tinggi Tibet, Akademi Ilmu Pengetahuan China, serta para ilmuwan dan teknisi pengeboran dari sejumlah negara, termasuk Jerman, Swiss, Inggris, dan Amerika Serikat.Nam Co, yang terletak di Dataran Tinggi Qinghai-Xizang dengan permukaan danau berada di ketinggian 4.718 meter, adalah danau terbesar kedua di kawasan tersebut dan merupakan basis penelitian ilmiah penting.Ekspedisi danau yang dilakukan di Nam Co tersebut merupakan proyek di bawah Program Pengeboran Ilmiah Kontinental Internasional (International Continental Scientific Drilling Program/ICDP).Tim ini berencana mengebor inti danau sedalam hampir 1.000 meter di tiga lokasi di Nam Co. Sejauh ini, proyek tersebut merupakan proyek pengeboran ICDP pada ketinggian tertinggi di dunia, kata Wang Junbo, salah satu pemimpin dalam tim ekspedisi ilmiah itu."Platform pengeboran, peralatan pengeboran, dan teknisi pengeboran utama semuanya berasal dari China," imbuh Wang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dzo hasil kloning sel somatik pertama di dunia lahir di Xizang, China
Indonesia
•
14 Jul 2025

Pantai Arktik Rusia kehilangan 7.000 hektar setiap tahun karena perubahan iklim
Indonesia
•
27 Dec 2021

China akan ‘livestream’ perkuliahan dari modul laboratorium stasiun luar angkasa
Indonesia
•
11 Oct 2022

Facebook akan matikan sistem pengenalan wajah
Indonesia
•
03 Nov 2021


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

Atasi tantangan daya tahan, ilmuwan di China lengkapi ‘drone’ dengan ‘jantung hidrogen’
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026
