Putin: Rusia dan Ukraina siap bertemu untuk pembicaraan damai setelah 22 Juni

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam konferensi pers tahunannya di Moskow, Rusia, pada 19 Desember 2024. (Xinhua/Cao Yang)
Putin menegaskan kembali keterbukaan Rusia untuk berdialog, termasuk kemungkinan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Namun, dia menyuarakan keprihatinannya atas legitimasi otoritas Zelensky.
St. Petersburg, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Tim negosiator Rusia dan Ukraina siap untuk melanjutkan pembicaraan langsung setelah 22 Juni, demikian disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (19/6) dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin kantor berita global utama di St. Petersburg.Putin menegaskan kembali keterbukaan Rusia untuk berdialog, termasuk kemungkinan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Namun, dia menyuarakan keprihatinannya atas legitimasi otoritas Zelensky."Saya siap untuk bertemu dengan siapa pun, termasuk Zelensky," kata Putin. "Bukan itu masalahnya. Jika Ukraina memercayakannya untuk bernegosiasi, biar Zelensky yang melakukannya. Pertanyaan sebenarnya adalah: siapa yang akan menandatangani dokumen yang dihasilkan? Kami tidak berurusan dengan propaganda di sini; ketika menyangkut hal-hal serius, yang penting bukanlah pesan politik tetapi legitimasi hukum."Putin juga mengatakan bahwa jika tidak ada resolusi damai yang tercapai, Rusia akan mengejar tujuannya di Ukraina dengan cara-cara militer."Tidak diragukan lagi, jika kami gagal mencapai kesepakatan melalui perundingan damai, kami akan mencapai tujuan kami dengan cara militer," katanya.Putin menegaskan kembali bahwa tujuan operasi militer khusus Rusia adalah demiliterisasi Ukraina, menghilangkan kemampuannya untuk mempertahankan kekuatan militer yang dapat membahayakan Rusia.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Bank Dunia, IMF bantu Ukraina dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
02 Mar 2022

PM Mesir ditugaskan bentuk pemerintahan baru pascapengunduran diri kabinet
Indonesia
•
05 Jun 2024

Kepolisian Pakistan perketat keamanan pascainsiden bom Peshawar
Indonesia
•
02 Feb 2023

Mantan Presiden Tunisa Ben Ali meninggal di pengasingan Saudi
Indonesia
•
20 Sep 2019
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
