
Qatar, UEA dan Sekjen GCC kecam serangan Iran terhadap kapal tanker Qatar di Selat Hormuz

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua/Wen Xinnian)
Doha/Abu Dhabi/Riyadh, Qatar/UEA/Arab Saudi (Xinhua/Indonesia Window) – Qatar, Uni Emirat Arab (UEA) dan sekretaris jenderal (sekjen) Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) pada Selasa (7/7) mengecam serangan Iran terhadap sebuah kapal tanker Qatar di dekat Selat Hormuz.
Menyusul insiden tersebut, pemerintah Qatar memanggil wakil duta besar Iran di Doha.
Dalam platform media sosial X, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari menuturkan bahwa Qatar menuntut Iran "bertanggung jawab penuh secara hukum" atas serangan tersebut, maupun seluruh kerusakan dan konsekuensi yang ditimbulkan, serta mendesak Teheran untuk segera menghentikan segala bentuk tindakan semacam itu.
Kemudian pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Qatar mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa pihaknya telah melayangkan nota protes kepada wakil duta besar Iran untuk Qatar.
Dalam nota protes tersebut, kemenlu mendesak Teheran untuk segera memberikan klarifikasi, mengambil langkah nyata guna mencegah terulangnya insiden serupa, serta mematuhi hukum internasional sepenuhnya.
Kemenlu Qatar mengatakan bahwa Qatar memiliki hak penuh untuk mengambil tindakan apa pun yang dinilai tepat, sesuai dengan hukum internasional, untuk melindungi kepentingan dan kapabilitasnya.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh Emirates News Agency, Kementerian Luar Negeri UEA menyebut serangan itu sebagai "ancaman serius" terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran internasional, sekaligus "eskalasi berbahaya" yang merongrong keamanan dan stabilitas di salah satu jalur air maritim paling penting di dunia tersebut.
Kementerian itu menyuarakan solidaritas UEA terhadap Qatar dan menegaskan kembali dukungannya terhadap segala langkah untuk melindungi kapal-kapal serta kepentingan nasional Qatar.
Sekjen GCC Jasem Mohamed AlBudaiwi juga mengecam serangan itu dalam sebuah pernyataan, menyebutnya sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam keamanan dan stabilitas regional.
Dia menegaskan solidaritas penuh GCC bagi Qatar dalam segala langkah yang ditempuh negara itu untuk merespons serangan tersebut.
Sebelumnya pada Selasa, kantor berita semiresmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran menargetkan dua kapal tanker yang berupaya melintasi Selat Hormuz melalui rute Oman yang didukung Amerika Serikat pada Senin (6/7) malam, setelah kedua kapal itu mengabaikan peringatan.
Sejumlah laporan media mengidentifikasi kedua kapal tersebut sebagai kapal tanker gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) milik Qatar dan kapal tanker minyak mentah berbendera Arab Saudi. Kedua kapal itu dilaporkan mengalami kerusakan.
Pada Selasa malam, kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan bahwa Esmaeil Baghaei, juru bicara Kemenlu Iran, menyebut kecaman Qatar tersebut "patut dipertanyakan", "tidak dapat diterima", dan "bertentangan dengan prinsip hubungan bertetangga yang baik".
Baghaei mendesak negara-negara regional dan perusahaan-perusahaan pelayaran agar menahan diri dari segala tindakan yang bertentangan dengan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) perdamaian Iran-AS yang ditandatangani baru-baru ini, lapor IRNA.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

1 orang tewas dalam serangan bersenjata di gereja di Istanbul
Indonesia
•
29 Jan 2024

COVID-19 – Eropa tidak lagi kategorikan varian Alfa sebagai VoC
Indonesia
•
22 Feb 2022

AS berharap konflik Israel-Hamas akan beralih ke "fase dengan intensitas yang lebih rendah"
Indonesia
•
22 Dec 2023

Putin sebut Rusia pasti akan capai target pembangunan
Indonesia
•
08 May 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
