
Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’

Ilustrasi. (Michel Grolet on Unsplash)
UU Keselamatan baru di Negara Bagian Queensland, Australia, melarang penggunaan perangkat mobilitas listrik oleh anak-anak berusia di bawah 16 tahun.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Anak-anak berusia di bawah 16 tahun akan dilarang mengendarai perangkat mobilitas listrik (electronic mobility/e-mobility) di Negara Bagian Queensland, Australia, berdasarkan undang-undang (UU) keselamatan baru yang diumumkan pada Selasa (24/3).
Pemerintah Negara Bagian Queensland pada Selasa mengatakan pihaknya telah menerima, atau pada prinsipnya menerima, seluruh 28 rekomendasi yang diajukan oleh penyelidikan parlemen mengenai keselamatan e-mobility, termasuk larangan bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun.
Brent Mickelberg, menteri transportasi Queensland, dalam sebuah pernyataan menyebutkan pemerintah akan mengajukan reformasi terdepan di tingkat nasional ke parlemen dalam beberapa hari ke depan, guna mengesahkan rekomendasi hasil penyelidikan tersebut ke dalam UU.
Berdasarkan UU baru tersebut, pengendara sepeda listrik (e-bike) dan skuter listrik (e-scooter) diwajibkan setidaknya memiliki surat izin mengemudi (SIM) pelajar Queensland, dengan batasan usia minimal 16 tahun, guna memastikan mereka memahami aturan berlalu lintas.
Hasil penyelidikan parlemen menemukan 12 orang tewas dan 6.300 lainnya terluka dalam berbagai insiden yang berkaitan dengan mobilitas listrik di Queensland pada 2025.
"Kami melarang anak-anak di bawah usia 16 tahun menggunakan perangkat ini karena keselamatan anak-anak adalah prioritas utama," ujar Mickelberg pada Selasa.
UU baru tersebut juga akan memberlakukan batas kecepatan 10 kilometer per jam bagi perangkat mobilitas listrik di trotoar dan memberikan wewenang tambahan kepada polisi untuk menyita dan memusnahkan perangkat ilegal, serta mewajibkan pengendara menjalani tes napas acak.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Festival bunga prem internasional digelar di Nanjing, China
Indonesia
•
14 Feb 2023

Israel makin batasi gerak kemanusiaan di Gaza
Indonesia
•
25 Jul 2025

WHO sebut hampir 42.000 orang di Gaza alami cedera yang mengubah hidup
Indonesia
•
05 Oct 2025

1,8 miliar orang di dunia kurang olahraga, WHO nilai China punya praktik yang efektif
Indonesia
•
12 Jun 2026


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
