
Raja Charles prihatin dengar kabar penangkapan Andrew

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 20 April 2025 ini menunjukkan Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Charles, menghadiri kebaktian Paskah di Kastel Windsor di Windsor, Inggris. Media melansir bahwa Andrew ditangkap atas dugaan penyalahgunaan wewenang saat memangku jabatan publik. (Xinhua)
Andrew Mountbatten-Windsor, adik Raja Inggris Charles III, yang merupakan mantan pangeran Inggris, ditangkap atas dugaan penyalahgunaan wewenang saat memangku jabatan publik.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Raja Inggris Charles III mengeluarkan pernyataan publik pada Kamis (19/2) setelah Andrew Mountbatten-Windsor, adiknya yang merupakan mantan pangeran Inggris, ditangkap atas dugaan penyalahgunaan wewenang saat memangku jabatan publik. Dia menyatakan menerima kabar tersebut dengan "keprihatinan mendalam."
Dalam pernyataannya, Raja Charles mengatakan perkara tersebut "sedang diselidiki dengan cara yang semestinya dan oleh otoritas yang berwenang," seraya menambahkan bahwa "mereka mendapatkan dukungan dan kerja sama penuh dari kami." Dia juga menegaskan "hukum harus ditegakkan sesuai prosedur."
Kepolisian Thames Valley pada Kamis menyatakan seorang pria berusia sekitar 60-an tahun dari Norfolk telah ditangkap atas dugaan penyalahgunaan wewenang saat memegang jabatan publik. Sejumlah media mengidentifikasi tersangka tersebut sebagai Mountbatten-Windsor.
Gelar kerajaan dan militer Andrew dicabut pada Oktober lalu dan dia kemudian keluar dari kediamannya di Royal Lodge. Sejak saat itu, mantan pangeran itu disebut sebagai Andrew Mountbatten-Windsor dan pindah ke tempat tinggal pribadi lain.
Perkembangan terbaru ini muncul saat hubungannya di masa lalu dengan mendiang Jeffrey Epstein, pemodal asal Amerika Serikat dan terpidana dalam kasus kejahatan seksual, kembali disorot.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sidang pidana penipuan pajak Trump Organization dimulai di New York
Indonesia
•
01 Nov 2022

ICC keluarkan surat penangkapan untuk Netanyahu, Gallant, dan komandan Hamas Deif
Indonesia
•
22 Nov 2024

UEA terapkan tanggap darurat hadapi Topan Shaheen
Indonesia
•
04 Oct 2021

Taiwan bekerja sama dengan dunia untuk mencapai masa depan nol-bersih
Indonesia
•
21 Oct 2021


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
