
PBB: Lebih dari 28.000 wanita dan anak perempuan tewas di Gaza sejak oktober 2023

Orang-orang mengevakuasi seorang bayi pascaserangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 18 Mei 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Rata-rata satu perempuan dan satu anak perempuan terbunuh setiap jamnya dalam serangan-serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel di Gaza.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Lebih dari 28.000 wanita dan anak perempuan tewas di Gaza sejak dimulainya perang di Gaza pada Oktober 2023, menurut Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women).Angka tersebut berarti rata-rata satu perempuan dan satu anak perempuan terbunuh setiap jamnya dalam serangan-serangan yang dilancarkan oleh pasukan Israel, kata UN Women dalam siaran persnya pada Selasa (20/5).Dari sekian banyak korban tewas, ribuan di antaranya adalah para ibu, meninggalkan anak-anak, keluarga, dan komunitas yang hancur, kata UN Women, seraya menyebut angka-angka tersebut menggarisbawahi jumlah korban jiwa yang memilukan akibat konflik, serta kehidupan dan masa depan yang hilang terlalu cepat.Sejak gencatan senjata berakhir pada Maret 2025, kondisi di Gaza semakin memburuk, diperparah dengan blokade bantuan kemanusiaan selama hampir sembilan pekan, kata badan tersebut.
Warga mengevakuasi seorang anak perempuan pascaserangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 18 Mei 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia masukkan elemen kelinci di prangko, akta kelahiran, dan jalan ikonis
Indonesia
•
18 Jan 2023

Pakar: Pencabutan sanksi AS terhadap Suriah bertentangan dengan klaim
Indonesia
•
12 Feb 2023

Warga Israel sebut kehidupan mereka berubah jadi neraka usai serangan Hamas
Indonesia
•
13 Oct 2023

Fokus Berita – Kehadiran China kian meluas di Piala Dunia Qatar
Indonesia
•
07 Dec 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
