
PM Finlandia: Penundaan ratifikasi keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO coreng kredibilitas aliansi

Foto yang diabadikan pada 6 April 2022 ini menunjukkan sebuah patung dan bendera di markas besar NATO di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zheng Huansong)
Ratifikasi permohonan keanggotaan NATO masih tertunda karena Turkiye dan Hongaria belum secara resmi mendukung aksesi kedua negara itu.
Helsinki, Finlandia (Xinhua) – Penundaan ratifikasi permohonan keanggotaan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) Finlandia dan Swedia mencoreng kredibilitas aliansi tersebut, ungkap Perdana Menteri (PM) Finlandia Sanna Marin di Helsinki pada Selasa (28/2)."Kami (Finlandia dan Swedia) sudah berharap untuk menjadi anggota NATO," katanya. "Finlandia dan Swedia memenuhi semua kriteria seperti yang telah disebutkan, dan kami masih menunggu. Tentu saja, ini menekan kebijakan pintu terbuka NATO; hal ini juga berkaitan dengan kredibilitas NATO," sebut Marin dalam sebuah konferensi pers bersama dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Jens Stoltenberg yang sedang berkunjung.
Perdana Menteri (PM) Finlandia Sanna Marin (kiri) berbicara dalam sebuah konferensi pers bersama PM Swedia Ulf Kristersson di Stockholm, Swedia, pada 2 Februari 2023. (Xinhua/Kantor Pemerintah Swedia/Ninni Andersson)
Orang-orang berpartisipasi dalam sebuah aksi unjuk rasa di Madrid, Spanyol, pada 26 Juni 2022. (Xinhua/Juan Carlos Rojas)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Korsel serahkan keputusan tentang masa jabatannya kepada partai berkuasa
Indonesia
•
09 Dec 2024

Biden sambut Zelensky di Gedung Putih, tegaskan kembali perlunya Kongres setujui bantuan untuk Ukraina
Indonesia
•
13 Dec 2023

Parlemen Hongaria setujui aksesi Swedia ke NATO
Indonesia
•
28 Feb 2024

Rusia resmi tangguhkan partisipasi dalam perjanjian New START
Indonesia
•
01 Mar 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
