
ICC tolak bebaskan mantan presiden Filipina Duterte

Seorang wanita berjalan melewati Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) di Den Haag, Belanda, pada 28 November 2025. (Xinhua/Shao Haijun)
Duterte menjabat sebagai presiden Filipina dari 2016 hingga 2022, ditahan dan dipindahkan ke ICC pada Maret lalu menyusul surat perintah penangkapan atas kampanye ‘perang melawan narkoba’ yang kontroversial.
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Mahkamah Pidana Internasional (International Criminal Court/ICC) pada Jumat (28/11) menolak banding yang meminta pembebasan mantan presiden Filipina Rodrigo Duterte dengan alasan usia dan kesehatan yang menurun."Alasan kemanusiaan yang diajukan oleh pihak pembela tidak dijelaskan secara memadai dalam kasus ini," kata Luz del Carmen Ibanez Carranza, hakim ketua ICC.Duterte, yang menjabat sebagai presiden Filipina dari 2016 hingga 2022, ditahan dan dipindahkan ke ICC pada Maret lalu menyusul surat perintah penangkapan atas kampanye "perang melawan narkoba" yang kontroversial, sebuah langkah yang ditentangnya.Putusan pada Oktober lalu menolak klaim pihak pembelanya bahwa ICC tidak berwenang mengadili Duterte atas tiga dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan, yang berarti dirinya harus tetap dalam tahanan pengadilan untuk menunggu kemungkinan persidangan.Duterte, yang lahir pada 1945, tampil kali pertama dalam persidangan pada 14 Maret. ICC menunda dimulainya sidang konfirmasi dalam kasus tersebut pada 8 September, dan permintaan pihak pembela untuk pembebasan sementara Duterte ditolak pada 26 September.Sejak menjabat pada 30 Juni 2016, Duterte melancarkan 'perang melawan narkoba' yang telah menewaskan lebih dari 12.000 warga Filipina hingga saat ini, sebagian besar adalah warga miskin perkotaan. Setidaknya 2.555 pembunuhan tersebut dikaitkan dengan Kepolisian Nasional Filipina.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Forum internasional tentang modernisasi China digelar di Beijing
Indonesia
•
29 Mar 2023

Masjid Al-Aqsa kembali diterobos ribuan pemukim Israel, Palestina tegaskan Al-Quds bukan milik Israel
Indonesia
•
24 Jul 2026

Israel terus lancarkan serangan udara ke Lebanon, jumlah warga sipil yang tewas dan pengungsi terus meningkat
Indonesia
•
23 Oct 2024

Pentagon: AS akan kirim kapal perang dan jet tempur ke Mediterania Timur
Indonesia
•
11 Oct 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
