
Liga Arab kecam rencana Israel dirikan ‘kota kemanusiaan’ di Gaza

Warga Palestina membawa bantuan yang mereka terima dari truk yang memasuki Jalur Gaza utara, di sebuah jalan di Gaza City utara pada 22 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Rencana Israel untuk mengisolasi warga Palestina di sebuah ‘kota kemanusiaan’ di Jalur Gaza bagian selatan menyingkap niat Israel untuk melanjutkan pembersihan etnis, menduduki kembali Jalur Gaza, dan berpotensi membuka jalan bagi pembangunan permukiman.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Liga Arab pada Selasa (15/7) mengecam rencana terbaru Israel untuk mengisolasi warga Palestina di sebuah ‘kota kemanusiaan’ di Jalur Gaza bagian selatan.Dalam sebuah pernyataan, Liga Arab menegaskan rencana ini "bertentangan dengan nilai-nilai peradaban maupun prinsip kemanusiaan," seraya menekankan bahwa usulan tersebut mencerminkan "kemunduran etika dari okupasi."Mereka menambahkan rencana tersebut menyingkap niat Israel untuk melanjutkan "pembersihan etnis," menduduki kembali Jalur Gaza, dan berpotensi membuka jalan bagi pembangunan permukiman.
Pengungsi anak-anak Palestina terlihat di tempat penampungan sementara di Gaza City pada 23 Juni 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wabah listeria yang mematikan picu penarikan daging deli secara nasional di AS
Indonesia
•
27 Jul 2024

Saudi tidak pekerjakan PRT karena biaya uji COVID-19
Indonesia
•
21 Oct 2020

Feature – Belajar Bahasa Mandarin buka peluang lebih luas bagi pelajar di Purwokerto, Jawa Tengah
Indonesia
•
20 May 2025

Laporan: Disinformasi COVID-19 berkontribusi pada 2.800 kematian di Kanada
Indonesia
•
27 Jan 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
