
Rudal balistik antarbenua Minuteman III jalani uji operasional di California, AS

Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) meluncurkan sebuah Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III tak bersenjata dalam sebuah uji operasional di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California, AS, pada 7 September 2022. (Xinhua/Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg)
"Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III tak bersenjata milik Komando Serangan Global Angkatan Udara (Air Force Global Strike Command/AFGSC) diluncurkan dalam sebuah uji operasional pada 7 September pukul 01.13 PDT (15.13 WIB) di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California."
Los Angeles, AS (Xinhua) – Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) meluncurkan sebuah rudal balistik antarbenua (intercontinental ballistic missile/ICBM) Minuteman III tak bersenjata di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, sekitar 260 kilometer sebelah utara dari pusat kota Los Angeles pada Rabu (7/9) pagi waktu setempat."Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III tak bersenjata milik Komando Serangan Global Angkatan Udara (Air Force Global Strike Command/AFGSC) diluncurkan dalam sebuah uji operasional pada 7 September pukul 01.13 PDT (15.13 WIB) di Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California," demikian dikonfirmasi oleh Angkatan Udara AS melalui Twitter.Tujuan dari uji operasional itu adalah untuk memvalidasi dan memverifikasi keselamatan, keamanan, efektivitas, dan kesiapan sistem senjata, menurut AFGSC, yang mengarahkan operasi tersebut, dalam pernyataannya pada Rabu siang waktu setempat.AFGSC juga menambahkan bahwa "wahana re-entry ICBM melakukan perjalanan sekitar 4.200 mil (sekitar 6.759 km) ke Atol Kwajalein di Kepulauan Marshall," yang menyediakan data penting untuk memastikan alat pencegah nuklir yang aman, terjamin, dan efektif secara berkelanjutan."Pengujian sejenis sebelumnya telah dilakukan sebanyak lebih dari 300 kali, dan pengujian ini tidak dipicu oleh peristiwa dunia yang sedang berlangsung," sebut AFGSC.Para penerbang dari unit Missile Wing ke-341 di Pangkalan Angkatan Udara Malmstrom di Montana, unit Missile Wing ke-90 di Pangkalan Angkatan Udara F.E. Warren di Wyoming, dan unit Missile Wing ke-91 di Pangkalan Angkatan Udara Minot di North Dakota mendukung peluncuran uji operasional tersebut, menurut AFGSC.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China keluarkan draf peraturan tentang manajemen teknologi pengenalan wajah
Indonesia
•
11 Aug 2023

China usulkan inisiatif kerja sama iptek internasional
Indonesia
•
08 Nov 2023

Misi astronaut Saudi ke luar angkasa diluncurkan pada 21 Mei 2023
Indonesia
•
15 May 2023

Ilmuwan China tawarkan cara baru ungkap karakteristik galaksi-galaksi pertama
Indonesia
•
11 Jul 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
