
Rumah sakit di Jerman catat rekor kebangkrutan akibat meningkatnya biaya staf

Foto yang diabadikan pada 25 November 2021 ini menunjukkan pintu masuk Rumah Sakit Universitas Charite di Berlin, Jerman. (Xinhua/Shan Yuqi)
Rumah sakit di Jerman telah kekurangan dana selama beberapa dekade dalam hal pendanaan investasi, alasan utama dari perkembangan ini adalah kurangnya kompensasi inflasi yang berkelanjutan.
Berlin, Jerman (Xinhua) – Situasi di rumah sakit Jerman "lebih buruk dari sebelumnya," dengan kebangkrutan diperkirakan akan mencapai rekor tertinggi pada 2024, demikian diperingatkan Federasi Rumah Sakit Jerman (DKG) pada Rabu (27/12).Menyusul hampir 40 kasus kebangkrutan tahun ini, jumlah rumah sakit yang mengajukan kebangkrutan bisa meningkat dua kali lipat "karena peningkatan kuat yang diperkirakan terjadi dalam biaya staf," kata Chairman DKG Gerald Gass.Delapan puluh persen rumah sakit di negara itu memperkirakan hasil negatif pada 2023, dengan banyak yang khawatir bahwa situasi ekonomi akan semakin memburuk pada tahun depan, demikian menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Institut Rumah Sakit Jerman (DKI) dan juga dipublikasikan pada Rabu."Hampir tidak ada lagi rumah sakit yang mampu menutup pengeluarannya dari pendapatan saat ini," lanjut Gass. Selain fakta bahwa rumah sakit telah kekurangan dana selama beberapa dekade dalam hal pendanaan investasi, alasan utama dari perkembangan ini adalah kurangnya kompensasi inflasi yang berkelanjutan.Rumah-rumah sakit di Jerman tidak diperbolehkan untuk secara bebas menyesuaikan harga saat terdampak tekanan inflasi yang sama dengan keseluruhan perekonomian lainnya. "Ketidakseimbangan ini semakin mengarah pada kebangkrutan dan penutupan," tutur Gass memperingatkan. Rumah-rumah sakit di Jerman akan kekurangan dana sebesar 10 miliar euro hingga akhir tahun ini.
Seorang tenaga kesehatan mengambil sampel usap (swab) dari seorang pria di sebuah lokasi tes COVID-19 di Berlin, ibu kota Jerman, pada 24 Maret 2022. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kisah – Penyintas gempa Sichuan di China kini selamatkan korban gempa di Turkiye
Indonesia
•
17 Feb 2023

COVID-19 – Sukses tangani pandemik, Taiwan siap berpartisipasi dalam PBB
Indonesia
•
07 Sep 2020

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026

PBB ungkap lonjakan kasus malnutrisi anak di seluruh daerah yang dikuasai pemerintah Yaman
Indonesia
•
20 Aug 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
