Guizhou di China barat daya berinovasi dalam mode pengiriman produk lokal ke luar negeri

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 30 Maret 2024 ini memperlihatkan sejumlah wisatawan mengunjungi kawasan wisata azalea di Bijie, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Tao Liang)
Rute kereta pengangkut gipsum desulfurisasi diharapkan dapat memadukan keunggulan Provinsi Guizhou yang kaya akan pertambangan dan bahan-bahan lainnya dengan permintaan pasar, serta memperluas pasar gipsum desulfurisasi dari Guizhou.
Guiyang, China (Xinhua) – Diringi gemuruh sirene kereta, satu batch produk gipsum desulfurisasi (desulfurization gypsum) dari Bijie, Provinsi Guizhou, China barat daya, diangkut ke Pelabuhan Fangchenggang di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. Produk tersebut selanjutnya dimuat ke kapal dan dikirim ke Vietnam dengan menempuh waktu hingga 15 hari. Rangkaian kereta kali ini, yang berangkat pada Rabu (17/4) pekan lalu, adalah kereta serupa pertama dari Guizhou yang dilanjutkan dengan pengiriman laut, dengan tujuan untuk mendorong ekspor produk elektrik bernilai tambah.Provinsi Guizhou ditetapkan sebagai zona percontohan ekonomi terbuka pedalaman atas persetujuan pemerintah pusat China. Guizhou akan terus membuka jalur yang menghubungkan provinsi tersebut ke luar agar produk-produk lokal dapat memasuki pasar luar negeri yang lebih luas, khususnya negara-negara mitra pembangunan Sabuk dan Jalur Sutra.Pembukaan rute kereta pengangkut gipsum desulfurisasi tersebut diharapkan dapat memadukan keunggulan Provinsi Guizhou yang kaya akan pertambangan dan bahan-bahan lainnya dengan permintaan pasar, serta memperluas pasar gipsum desulfurisasi dari Guizhou."Pengoperasian rute kereta ini dapat mengurangi beban pembangkit listrik tenaga panas lokal untuk menangani produk sampingan dan memenuhi permintaan pasar Asia Tenggara terhadap materi konstruksi, serta mencegah produk serupa tertumpuk di satu tempat," kata Wu Mingliang, presiden Guirenda Supply Chain Management Co., Ltd selaku penyelenggara rute kereta itu.
Foto dari udara yang diabadikan pada 6 Desember 2023 ini menunjukkan jembatan besar Pingtang di wilayah Pingtang, Provinsi Guizhou, China barat daya. Karena banyaknya jumlah jembatan, jenisnya, dan teknologi kompleks yang digunakan dalam proses pembangunan jembatan, Guizhou dikenal sebagai 'museum jembatan dunia'. Selama bertahun-tahun, provinsi itu telah mengembangkan pariwisata dengan memanfaatkan jembatan-jembatan yang ada untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. (Xinhua/Yang Ying)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kerajinan tangan Indonesia tarik pasar wisatawan di Mesir
Indonesia
•
17 Sep 2020

Harga minyak ‘rebound’ di Asia, dipicu gangguan ekspor minyak Rusia
Indonesia
•
04 Mar 2022

Alphabet laporkan pertumbuhan pendapatan 14 persen pada Q2 2024
Indonesia
•
26 Jul 2024

Destatis: China jadi pemasok utama sistem fotovoltaik Jerman
Indonesia
•
02 Mar 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
