
Lakukan perubahan fundamental, Intel akan pangkas 15.000 karyawan

Foto yang diabadikan pada 1 Agustus 2024 ini menunjukkan kantor pusat Intel di Santa Clara, California, Amerika Serikat. (Xinhua/Li Jianguo)
Saham Intel anjlok 19 persen pada perdagangan setelah jam kerja (after-hours trading) menjadi 23,56 dolar AS. Jika harga saham tetap pada level tersebut saat perdagangan pada Jumat (2/8), maka itu akan menjadi titik terendah saham Intel dalam lebih dari satu dekade, dan menurunkan nilai pasar Intel menjadi sekitar 100 miliar dolar AS.
San Francisco, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Intel pada Kamis (1/8) mengatakan pihaknya akan memangkas 15.000 karyawan di seluruh perusahaan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya produsen cip itu mengejar perubahan fundamental dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat dari para pesaingnya."Kami merencanakan penghematan biaya sebesar 10 miliar dolar AS pada 2025, dan ini termasuk mengurangi jumlah karyawan kami sekitar 15.000 orang, atau 15 persen dari jumlah tenaga kerja kami," kata CEO Intel Pat Gelsinger dalam sebuah catatan kepada karyawan yang diterbitkan pada Kamis di situs web Intel."Ini hari yang sangat berat bagi Intel karena kami melakukan beberapa perubahan paling signifikan dalam sejarah perusahaan kami," katanya.Ini merupakan pemutusan hubungan kerja terbesar yang pernah diumumkan Intel, seperti dilansir media AS, Oregonlive.com.Selain itu, Intel mengatakan pihaknya akan mulai menawarkan insentif pensiun dini dan pembelian saham kepada para karyawan pekan depan dan menangguhkan dividen pemegang sahamnya mulai kuartal berikutnya."Keputusan-keputusan ini menantang saya hingga ke inti jiwa, dan ini adalah hal tersulit yang pernah saya lakukan dalam karier saya," kata Gelsinger. "Janji saya kepada Anda adalah bahwa kami akan memprioritaskan budaya kejujuran, transparansi, dan rasa hormat di pekan-pekan dan bulan-bulan mendatang."Intel melaporkan pendapatan sebesar 12,8 miliar dolar AS pada kuartal kedua 2024, turun 1 persen secara tahunan (year on year/yoy), serta membukukan kerugian bersih sebesar 1,6 miliar dolar AS. Gelsinger mengatakan bahwa strategi perusahaan tidak akan berubah meskipun dia memperingatkan akan adanya masa-masa sulit di masa depan.Saham Intel anjlok 19 persen pada perdagangan setelah jam kerja (after-hours trading) menjadi 23,56 dolar AS. Jika harga saham tetap pada level tersebut saat perdagangan pada Jumat (2/8), maka itu akan menjadi titik terendah saham Intel dalam lebih dari satu dekade, dan menurunkan nilai pasar Intel menjadi sekitar 100 miliar dolar AS.*1 dolar AS = 16.243 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Parlemen Eropa tunda keputusan terkait kesepakatan dagang UE-AS
Indonesia
•
27 Jan 2026

Minyak jatuh saat pembicaraan damai Ukraina dan khawatir permintaan China
Indonesia
•
29 Mar 2022

Suriah umumkan rencana reformasi mata uang, hapus dua angka nol dari pound Suriah
Indonesia
•
29 Dec 2025

Jalur Kereta China-Laos laporkan peningkatan volume transportasi kargo
Indonesia
•
10 Jan 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
