
Laba operasional Samsung Electronics anjlok 95,5 persen pada Q1 2023

Foto yang diabadikan pada 13 November 2021 ini memperlihatkan pemandangan bagian luar toko Samsung di Oxford Street di London, Inggris. (Xinhua/Tim Ireland)
Samsung Electronics, raksasa teknologi Korea Selatan (Korsel), mencatatkan penurunan dua digit dalam laba operasional pada kuartal pertama (Q1) akibat kerugian besar di bisnis semikonduktornya.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua) – Samsung Electronics, raksasa teknologi Korea Selatan (Korsel), mencatatkan penurunan dua digit dalam laba operasional pada kuartal pertama (Q1) akibat kerugian besar di bisnis semikonduktornya, menurut perusahaan itu pada Kamis (27/4).Laba operasional yang terkonsolidasi anjlok 95,5 persen tahun ini menjadi 640,2 miliar won atau sekitar 477,8 juta dolar AS selama periode Januari-Maret, anjlok di bawah 1 triliun won untuk kali pertama dalam 14 tahun.Pendapatan perusahaan itu turun 18,1 persen menjadi 63,75 triliun won, sedangkan laba bersih anjlok 86,1 persen menjadi 1,58 triliun won pada Q1 2023.Penurunan dua digit itu terjadi karena melambatnya belanja konsumen secara keseluruhan di tengah lingkungan ekonomi global yang tidak menentu, kata Samsung.
Sejumlah komuter berjalan di depan toko ponsel Samsung di Kolkata, India, pada 10 Juli 2018. (Xinhua/Tumpa Mondal)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pengiriman Gigafactory Tesla di Shanghai naik 35 persen pada Maret 2023
Indonesia
•
06 Apr 2023

Perdagangan luar negeri Shanghai naik 5,3 persen pada Januari-Oktober 2022
Indonesia
•
22 Nov 2022
Pakar keuangan sebut krisis SVB soroti pentingnya regulasi perbankan
Indonesia
•
18 Mar 2023

Hampir seratus pengusaha ikut Bogor UMKM Fest 2024, promosikan potensi lokal
Indonesia
•
10 Aug 2024


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
