
Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai PM Jepang

Sanae Takaichi (kedua dari kanan, depan) menghadiri sidang luar biasa Dewan Perwakilan Rakyat di Tokyo, Jepang, pada 21 Oktober 2025. (Xinhua/Jia Haocheng)
Sanae Takaichi secara resmi dinyatakan sebagai PM Jepang ke-104, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut di negara itu.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Sanae Takaichi, pemimpin Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa di Jepang, secara resmi terpilih sebagai perdana menteri (PM) negara itu pada Selasa (21/10) setelah meraih kemenangan di kedua majelis parlemen, menjadikannya sebagai pemimpin perempuan pertama di negara itu.Dalam pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat Jepang, Takaichi meraih 237 suara, mengalahkan Yoshihiko Noda, ketua Partai Demokratik Konstitusional Jepang (Constitutional Democratic Party of Japan) yang menjadi oposisi, dengan 149 suara dan para kandidat lainnya.Dewan Penasihat Jepang juga mengadakan pemungutan suara, tetapi tidak ada kandidat yang meraih suara mayoritas dalam putaran pertama. Takaichi memimpin dengan 123 suara, diikuti oleh Noda dengan 44 suara.Alhasil, terjadi pemungutan suara putaran kedua yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk majelis tinggi, yang pertama dalam 13 tahun terakhir, antara Takaichi dan Noda, dengan Takaichi akhirnya memenangkan persaingan tersebut.Dengan kemenangan di kedua majelis parlemen, Takaichi secara resmi dinyatakan sebagai PM Jepang ke-104, sekaligus menjadi perempuan pertama yang menduduki posisi tersebut di negara itu.Takaichi dijadwalkan untuk memfinalisasi susunan kabinetnya, mengikuti upacara pengesahan, dan meluncurkan kabinet baru pada hari yang sama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Masjid Nabawi dibuka bertahap mulai akhir Mei
Indonesia
•
30 May 2020

Peserta forum Boao serukan kerja sama di Laut China Selatan
Indonesia
•
31 Mar 2023

Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra dibebaskan bersyarat dari penjara
Indonesia
•
19 Feb 2024

Menlu China gelar percakapan via telepon dengan menlu Rusia, Pakistan, dan Korsel
Indonesia
•
10 Jan 2023


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
