
Sedikitnya 10 warga Palestina tewas dalam penembakan Israel di Jalur Gaza tengah

Seorang anak laki-laki duduk di atas puing-puing bangunan yang hancur setelah aksi pengeboman Israel di kamp pengungsi Nuseirat, Jalur Gaza tengah, pada 20 September 2024. (Xinhua/Marwan Dawood)
Sekolah Khalid bin al-Walid di kamp pengungsi Nuseirat yang berada di Jalur Gaza tengah menjadi sasaran pengeboman Israel.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya 10 warga Palestina tewas dalam penembakan Israel terhadap sebuah sekolah yang menampung para pengungsi dan rumah hunian di Jalur Gaza tengah, menurut beberapa sumber Palestina pada Senin (23/9).Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Xinhua bahwa pesawat tempur Israel menargetkan sekolah Khalid bin al-Walid di kamp pengungsi Nuseirat yang berada di Jalur Gaza tengah. Pertahanan Sipil di Gaza menyatakan bahwa pengeboman tersebut menewaskan lima orang dan melukai beberapa lainnya dengan berbagai tingkat cedera, yang kemudian semuanya dilarikan ke rumah sakit."Kami duduk di sekolah pada pukul 23.00 (waktu setempat) dan kemudian tidur sejenak pada pukul 01.30. Tiba-tiba kami mendengar suara ledakan yang keras. Kami bergegas untuk melihat apa yang terjadi dan menemukan bahwa tentara Israel telah menargetkan ruangan ini serta menewaskan seorang pria, istri, dan anak-anaknya. Tubuh mereka hancur berkeping-keping,” kata saksi mata setempat, Mohammed Al-Haj.Dia melanjutkan, “Pemandangan tersebut sangat mengerikan. Saya tidak tahu apa dosa mereka sehingga mereka dibunuh. Pria itu bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah dan membersihkan kamar mandi. Saya berharap hidup kita berakhir karena kematian yang menyebar di sekitar kita. Di manakah negara-negara Arab yang tetap diam? Apa yang terjadi pada kami sudah cukup. Saya memegang potongan-potongan tubuh orang mati. Saya ingin pergi dan menguburkan mereka di pemakaman."Dalam tragedi lain, seorang wanita dan empat anaknya dari keluarga al-Samak tewas akibat serangan udara Israel di rumah mereka di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah.Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Hamas di Jalur Gaza sebagai pembalasan atas serangan Hamas di perbatasan Israel selatan pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera sekitar 250 orang lainnya.Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza meningkat menjadi 41.455 orang, menurut otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada Senin.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Idul Adha 1446H - Al Ghozy Muslimah Center Bogor sembelih 22 ekor sapi, salurkan 1,5 ton daging kurban
Indonesia
•
09 Jun 2025

Presiden Kamerun prihatin dengan meningkatnya obsesi generasi muda beremigrasi
Indonesia
•
15 Feb 2024

Fokus Berita – Bahan bakar langka, pengungsi Gaza terpaksa gunakan sampah plastik untuk memasak
Indonesia
•
28 Jun 2025

London School resmi jadi institut komunikasi dan bisnis
Indonesia
•
29 Nov 2019


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
