Sektor kurir di China bukukan pertumbuhan solid pascaliburan Tahun Baru Imlek

Para staf mendistribusikan parsel di sebuah pusat distribusi China Post Group Co., Ltd. di Shijiazhuang, Provinsi Hebei, China utara, pada 21 Januari 2023. (Xinhua/Liang Zidong)
Sektor kurir China membukukan pertumbuhan yang kuat setelah liburan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek, dengan perusahaan-perusahaan kurir China menangani lebih dari 300 juta parsel per hari mulai 29 Januari hingga 2 Februari.
Beijing, China (Xinhua) – Sektor kurir China membukukan pertumbuhan yang kuat setelah liburan Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek seiring negara tersebut merangkul lebih jauh pasar konsumen yang tengah berkembang pesat.Mulai 29 Januari hingga 2 Februari, perusahaan-perusahaan kurir China menangani lebih dari 300 juta parsel per hari selama lima hari berturut-turut, menurut data dari Biro Pos Negara China pada Jumat (3/2).Data tersebut menunjukkan bahwa pasar konsumen China semakin bergairah, sementara ekonomi mengalami pemulihan yang pesat, ujar Wang Yuehan, seorang peneliti di biro itu."Biro tersebut telah memainkan peran koordinatif dalam melancarkan logistik dan mendorong pelanjutan pekerjaan perusahaan kurir setelah Festival Musim Semi," kata Wei Jigang, Wakil Direktur Pusat Pengetahuan Internasional tentang Pembangunan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Perusahaan kemasan plastik terbesar di Asia Pasifik berinvestasi di KIT Batang
Indonesia
•
03 Mar 2025

Tantangan dan peluang ‘startup business’ di era digital
Indonesia
•
31 Jul 2024

Hongaria perpanjang penerapan plafon harga makanan pokok
Indonesia
•
14 Dec 2022

Industri perangkat lunak China catat pertumbuhan kuat pada Q1 2023
Indonesia
•
01 May 2023
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026
