
Pejabat pariwisata Filipina sambut baik kembalinya wisatawan China

Para wisatawan dari China disambut di Terminal 1 Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Pasay City, Filipina, pada 24 Januari 2023. (Xinhua/Rouelle Umali)
Sektor pariwisata Filipina adalah penggerak ekonomi utama nasional, kontribusi industri pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu mencapai 12,7 persen pada 2019.
Oleh: Yan Jie, Yang YunqiManila, Filipina (Xinhua) – Sekretaris Jenderal Asosiasi Agen Perjalanan Filipina (Philippine Travel Agencies Association/PTAA) Cynthia Lirio mengatakan kepada Xinhua dalam sesi wawancara baru-baru ini bahwa Filipina menyambut baik kembalinya wisatawan China dan berharap dapat menerima kelompok tur dari perekonomian terbesar kedua di dunia itu."Huan Ying Zhong Guo You Ke (Selamat datang, wisatawan China). Selamat datang di Filipina, komunitas China dan teman-teman," kata Lirio dalam bahasa Mandarin dan bahasa Inggris.Sebagai salah satu pasar pariwisata outbound terbesar di dunia sebelum merebaknya pandemik COVID-19, China telah memulai kembali tur kelompok outbound pada Senin (6/2), mengindikasikan potensi pertumbuhan yang sangat besar dalam pendapatan sektor pariwisata negara-negara tetangga, termasuk Filipina.Lirio menyebutkan bahwa kembalinya wisatawan China ke Filipina dapat mendorong pemulihan sektor pariwisata yang sangat penting bagi negaranya, yang sudah lama terhambat oleh pandemik."Kembalinya wisatawan China merupakan bantuan besar bagi masyarakat kami, karena mereka memberikan kontribusi besar dalam hal pendapatan dan di sektor pariwisata. Bersama dengan unit-unit pemerintah daerah, pemerintah (pusat), dan juga asosiasi kami, kami saling membantu dalam memberikan semua detail yang kami miliki kepada orang-orang yang datang kembali untuk tujuan pariwisata," kata Lirio.
Menteri Pariwisata Filipina Christina Frasco (kedua dari kiri) dan Duta Besar China untuk Filipina Huang Xilian (ketiga dari kiri) menyambut wisatawan China di Terminal 1 Bandar Udara Internasional Ninoy Aquino di Pasay City, Filipina, pada 24 Januari 2023. (Xinhua/Rouelle Umali)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pejabat sebut perekonomian UE telah capai "titik balik"
Indonesia
•
09 Nov 2022

Mobil NEV segmen keluarga topang penjualan Wuling di Indonesia
Indonesia
•
24 Apr 2026

Indonesia-China luncurkan QRIS lintas perbatasan, tingkatkan kerja sama keuangan regional
Indonesia
•
01 May 2026

BPS catat inflasi 0,64 persen pada Juli 2022
Indonesia
•
01 Aug 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
