
Pejabat Nepal sebut negaranya siap sambut wisatawan China

Sejumlah wisatawan mengunjungi Hanumandhoka Durbar Square, sebuah situs warisan UNESCO, di Kathmandu, Nepal, pada 14 Desember 2018. (Xinhua/Sunil Sharma)
Sektor pariwisata Nepal bertujuan mendatangkan 3,5 juta wisatawan dan menciptakan satu juta pekerjaan tambahan dengan Strategic Action Plan for Visit Nepal Decade (2023-2032).
Kathmandu, Nepal (Xinhua) – Nepal sebagai destinasi populer siap menyambut kembali kedatangan wisatawan China, demikian disampaikan seorang pejabat Nepal.Nepal "secara keseluruhan siap dengan berbagai fasilitas, kenyamanan, properti, dan produk tambahan untuk menyambut wisatawan berharga dari China di hari-hari dan tahun-tahun mendatang," tulis Suresh Adhikari, sekretaris Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, dan Penerbangan Sipil, dalam pesan kepada Kedutaan Besar China belum lama ini.Sang sekretaris merujuk pada hubungan budaya dan ekonomi "abadi" antara Nepal dan China dan menggambarkan negaranya sebagai "tujuan populer" bagi wisatawan.
Barisan pegunungan terlihat dari Lembah Kathmandu saat matahari terbenam dalam peringatan Hari Gunung Internasional di Lalitpur, Nepal, pada 11 Desember 2022. (Xinhua/Hari Maharjan)
Seorang pria mendayung perahu di Danau Fewa di Pokhara, Nepal, pada 13 November 2019. (Xinhua/Sulav Shrestha)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu Pakistan: Kerugian ekonomi akibat banjir lebih dari 30 miliar dolar AS
Indonesia
•
06 Dec 2022

Irak ekspor sekitar 99 juta barel minyak mentah pada April 2023
Indonesia
•
03 May 2023

LSPR-Kemenparekraf kerja sama pengembangan pariwisata
Indonesia
•
20 Nov 2021

Nilai ekonomi biodiesel capai 4 miliar dolar AS
Indonesia
•
24 Mar 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
