
Sepekan konflik Hizbullah-Israel, 394 orang tewas termasuk 83 anak

Seorang pria berjalan di antara puing-puing setelah serangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 7 Maret 2026. (Xinhua/Bilal Jawich)
Serangan udara Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah memakan korban jiwa 394 orang, termasuk 83 anak dan 42 perempuan, sementara 1.130 lainnya luka-luka.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah meningkat menjadi 394 orang, termasuk 83 anak dan 42 perempuan, sementara 1.130 lainnya luka-luka, ungkap Menteri Kesehatan Lebanon Rakan Nasreddine pada Ahad (8/3).
Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Nasreddine mengatakan korban luka-luka meliputi 254 anak dan 274 perempuan, seraya menambahkan bahwa banyak serangan telah menghantam daerah permukiman dan fasilitas sipil.
Dia mengatakan sejumlah insiden mematikan tercatat dalam 48 jam terakhir di sebelah selatan dan timur Lebanon. Dalam sebuah serangan di Lembah Bekaa, enam orang dari satu keluarga, yang terdiri dari empat anak dan orang tua mereka, tewas, sementara sejumlah serangan lain di berbagai kota dan desa memakan banyak korban.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kedai kopi Starbucks keluar dari Rusia setelah hampir 15 tahun
Indonesia
•
24 May 2022

Aljazair nyatakan solidaritas terhadap Sudan di tengah gejolak politik
Indonesia
•
29 Jan 2024

Coca-Cola dan PepsiCo tangguhkan penjualan soda di Rusia
Indonesia
•
09 Mar 2022

Iran puji kemajuan dalam kerja sama dengan Arab Saudi
Indonesia
•
15 May 2024


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026
