
Rentetan serangan mengerikan guncang Provinsi Balochistan di Pakistan, 73 orang tewas

Seorang pria menangis ketika mengidentifikasi jenazah kerabatnya yang tewas dalam serangan militan di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, pada 26 Agustus 2024. (Xinhua/Asad)
Serangan di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, menewaskan sedikitnya 53 orang, termasuk personel keamanan, sementara sejumlah orang lainnya terluka.
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) – Sedikitnya 73 orang termasuk personel keamanan tewas, sementara sejumlah orang lainnya terluka dalam serangkaian serangan di Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, pada Senin (26/8), kata sejumlah pejabat.Organisasi terlarang Balochistan Liberation Army (BLA), yang mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut, melancarkan serangan menjelang tengah malam, dan melanjutkannya hingga pagi hari waktu setempat dengan penembakan, granat, bom bunuh diri, dan serangan bom.Serangan besar tersebut dilancarkan di Distrik Musa Khel dengan 23 penumpang tewas dalam serangan jarak dekat, kata asisten komisaris distrik tersebut, Najeeb Kakar, kepada Xinhua.Dia mengatakan bahwa para teroris memblokir jalan raya yang menghubungkan Balochistan dengan Provinsi Punjab, Pakistan timur, di Distrik Musa Khel, menghentikan beberapa kendaraan dan memeriksa identitas para penumpang."Sebanyak 23 korban, yang semuanya datang dari arah Punjab dan melakukan perjalanan ke Balochistan untuk bekerja, dikeluarkan secara paksa dari kendaraan mereka, dibariskan di dekat jalan raya, dan ditembak mati. Para militan juga merusak 24 kendaraan selama blokade tersebut," imbuhnya.Dalam serangan terpisah di Distrik Las Bela, sekitar lima tentara tewas ketika para teroris menabrakkan kendaraan mereka yang memuat bahan peledak ke gerbang utama sebuah kamp militer, demikian disampaikan oleh sejumlah sumber kepolisian kepada Xinhua.Delapan anggota keluarga tentara yang tinggal di dalam kamp juga tewas ketika dua pelaku bom bunuh diri meledakkan diri di dekat kamp tersebut.Dalam insiden lainnya, 10 orang, termasuk lima personel keamanan, tewas ketika para teroris menyerbu sebuah plaza tol, sebuah rumah sakit, dan rumah seorang tetua suku di Distrik Kalat, Provinsi Balochistan, demikian dikonfirmasi oleh sejumlah sumber kepolisian kepada Xinhua.
Seorang pria (kiri) berduka atas kematian kerabatnya di sebuah rumah sakit akibat serangan militan di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan, Pakistan barat daya, pada 26 Agustus 2024. (Xinhua/Asad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB peringati 20 tahun pengeboman markas besarnya di Baghdad
Indonesia
•
22 Aug 2023

COVID-19 – UEA setujui vaksin Sputnik Rusia untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
22 Jan 2021

COVID-19 – Taiwan lakukan tes semua pelancong saat kedatangan
Indonesia
•
01 Jul 2021

Diduga aniaya tahanan Palestina, sejumlah tentara Israel ditangkap
Indonesia
•
30 Jul 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
