PBB: Serangan Israel di Gaza paksa 123.000 orang mengungsi

Orang-orang memikul jenazah warga Palestina yang tewas dalam serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 9 Oktober 2023. (Xinhua/Khaled Omar)
Serangan Israel di Gaza menghantam rumah-rumah dan gedung apartemen, dengan empat gedung hunian berukuran besar di Gaza City hancur.
PBB (Xinhua) – Lebih dari 123.000 orang menjadi pengungsi internal di Gaza akibat serangan Israel yang sedang berlangsung, kata Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) pada Senin (9/10).Serangan udara dan bombardir Israel menghantam rumah-rumah dan gedung apartemen, dengan empat gedung hunian berukuran besar di Gaza City hancur. Enam petugas layanan kesehatan tewas dan empat lainnya terluka, dengan tujuh fasilitas kesehatan dan sembilan ambulans rusak, kata kantor tersebut.Kerusakan fasilitas air, sanitasi dan kebersihan telah mengganggu layanan bagi lebih dari 400.000 penduduk di Gaza. Pembangkit Listrik Gaza saat ini menjadi satu-satunya sumber listrik dan berpotensi kehabisan bahan bakar dalam beberapa hari, seperti diperingatkannya.Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East/UNRWA) memperkirakan lebih dari separuh pengungsi berlindung di puluhan sekolah. UNRWA telah menunjuk tempat penampungan darurat untuk menampung para pengungsi dan memberikan bantuan yang krusial, kata kantor tersebut.Bantuan tunai juga sangat dibutuhkan bagi para pengungsi maupun masyarakat yang menampung mereka di Gaza. Mitra-mitra kemanusiaan berupaya menyediakan dignity kit dan dukungan psikososial bagi keluarga yang terkena dampak, imbuhnya.Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP) telah mulai mendistribusikan makanan berupa roti dan makanan kaleng kepada 100.000 pengungsi internal di Gaza, yang mencari perlindungan di lokasi penampungan UNRWA, kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.Dalam beberapa hari ke depan, WFP berencana mulai memberikan bantuan kepada 800.000 orang dalam bentuk makanan dan uang tunai seiring dengan perkembangan situasi, jika dana yang diperlukan tersedia. WFP membutuhkan 16,8 juta dolar AS untuk menjangkau 805.000 orang pada bulan depan, katanya dalam taklimat media harian.
Asap mengepul pascaserangan udara Israel di Gaza City pada 9 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Universitas Teknologi dan Sains Kamboja-China diresmikan di Phnom Penh, Kamboja
Indonesia
•
22 Dec 2023

Mala, kuliner pedas khas China, populer di Myanmar
Indonesia
•
13 May 2023

Pendonor organ terdaftar di China tembus 6 juta
Indonesia
•
05 Apr 2023

LSPR ajarkan media sosial kepada pemuda kampung nelayan
Indonesia
•
27 Jul 2022
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
