
Sekjen PBB desak AS hentikan serangan udara terhadap kapal-kapal di Karibia dan Pasifik

Foto yang diabadikan pada 9 November 2013 ini menunjukkan upacara pemberian nama (christening ceremony) untuk kapal induk USS Gerald R. Ford (CVN 78) di galangan kapal Huntington-Ingalls Industries Newport News di Virginia, Amerika Serikat. (Xinhua/Zhang Jun)
Serangan militer AS di Karibia dan Pasifik sejak awal September menewaskan lebih dari 60 orang, dalam aksi yang dinilai bertentangan dengan hukum internasional.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (31/10) menggemakan pernyataan yang dikeluarkan oleh kepala hak asasi manusia (HAM) PBB yang mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan serangan udara terhadap kapal-kapal di Karibia dan Pasifik, kata seorang juru bicara PBB.Sebelumnya pada Jumat yang sama, Komisaris Tinggi PBB untuk HAM Volker Turk mengatakan dalam pernyataan tersebut bahwa AS "harus menghentikan serangan semacam itu dan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mencegah pembunuhan di luar hukum terhadap orang-orang di atas kapal-kapal tersebut, apa pun tuduhan tindak kejahatan yang dilakukan mereka.""Lebih dari 60 orang dilaporkan tewas dalam rangkaian serangan berkelanjutan yang dilakukan oleh angkatan bersenjata AS terhadap kapal-kapal di Karibia dan Pasifik sejak awal September, dalam keadaan yang tidak dapat dibenarkan oleh hukum internasional," kata pernyataan itu.Stephane Dujarric, juru bicara sekretaris jenderal (sekjen) PBB, mengatakan dalam sebuah taklimat harian bahwa sekjen PBB menyampaikan desakan yang sama dengan Volker, dan menambahkan bahwa operasi harus mematuhi standar internasional, termasuk batasan penggunaan kekuatan mematikan.Dujarric mengatakan bahwa memerangi kejahatan terorganisasi membutuhkan kerja sama internasional serta kebijakan publik yang inovatif untuk mengatasi akar penyebab kekerasan dan kecanduan narkoba. "Ini adalah analisis yang telah dikembangkan oleh kantor Turk, dan kami sepenuhnya mendukungnya," ujar sang jubir.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tulus atau munafik? Netanyahu kecam kekerasan pemukim Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
30 Aug 2026

Zelensky sebut dirinya masih "siap meneken" kesepakatan mineral dengan AS
Indonesia
•
04 Mar 2025

Menlu China serukan implementasi cepat dari hasil KTT China-Arab
Indonesia
•
17 Jan 2023

Kremlin desak penyelidikan insiden Nord Stream menyusul laporan jurnalis AS
Indonesia
•
10 Feb 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
