
Shanghai akan sepenuhnya beralih ke bus dan taksi energi baru pada 2027

Sebuah bus umum kapasitas medium bertenaga sel bahan bakar hidrogen (kanan) mendekati stasiun pengisian bahan bakar hidrogen di kawasan baru Lingang yang terletak di Kawasan Baru Pudong di Shanghai, China timur, pada 15 Desember 2022. (Xinhua/Fang Zhe)
Shanghai bertekad menghapus armada bus yang sudah tua dan gencar mengembangkan berbagai jenis bus energi baru, seperti bus listrik murni (pure electric).
Shanghai, China (Xinhua/Indonesia Window) – Shanghai akan merombak layanan bus dan taksinya, dengan sepenuhnya beralih ke kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) per akhir 2027, sebut pembaruan rencana kerja terbaru kota itu terkait infrastruktur dan alat transportasi.Dari 2024 hingga 2027, secara rata-rata per tahun, Shanghai berencana mengganti 9 persen lebih dari total bus dan taksi umumnya dengan NEV. Menurut perkiraan, kota itu akan memperkenalkan total 6.200 unit bus NEV dan 11.000 unit taksi NEV selama periode tersebut.Shanghai bertekad menghapus armada bus yang sudah tua dan gencar mengembangkan berbagai jenis bus energi baru, seperti bus listrik murni (pure electric). Kota itu juga akan menguji coba bus bertenaga sel bahan bakar, sembari memastikan bahwa semua unit kendaraan baru dan yang diperbarui merupakan model kendaraan energi baru, dengan rata-rata jumlah pembaruan tahunannya mencapai sekitar 1.550 unit bus energi baru.Selama periode tersebut, armada taksi yang baru ditambahkan atau diperbarui di kota itu pada prinsipnya diwajibkan menggunakan NEV, dengan rata-rata jumlah pembaruan tahunan diperkirakan mencapai sekitar 2.800 unit taksi, ungkap rencana kerja itu.Shanghai juga akan meningkatkan pemeliharaan baterai bus, memperkuat persyaratan kinerja baterai, dan mengganti baterai daya bus secara tepat waktu, dengan perkiraan pembaruan tahunan mencapai 500 set baterai bus.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China miliki 378.000 paten AI, meningkat lebih cepat dari rata-rata global
Indonesia
•
30 Jul 2024

COVID-19 – Pusat penelitian Rusia temukan lebih 15 senyawa untuk obat
Indonesia
•
12 Nov 2020

China himpun pertanyaan ilmiah secara global terkait eksplorasi ‘deep space’
Indonesia
•
25 Nov 2022

Ilmuwan Australia serukan aksi untuk atasi degradasi tanah
Indonesia
•
04 Jan 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
