
Laporan sebut El Nino berpotensi sebabkan peningkatan suhu di Singapura pada 2024

Para pekerja memasang instalasi lampu berbentuk naga untuk merayakan Tahun Baru Imlek yang akan datang di Gardens by the Bay, Singapura, pada 15 Januari 2024. (Xinhua/Then Chih Wey)
Singapura mencatatkan tahun terpanas keempatnya pada 2023 karena dominasi El Nino pada paruh kedua, dan suhu pada 2024 berpotensi menjadi lebih hangat ketika peristiwa El Nino mereda.
Singapura (Xinhua) – Singapura mencatatkan tahun terpanas keempatnya pada 2023 karena dominasi El Nino pada paruh kedua, dan suhu pada 2024 berpotensi menjadi lebih hangat ketika peristiwa El Nino mereda, menurut Penilaian Iklim Tahunan Singapura yang dirilis pada Sabtu (23/3).Stasiun iklim Changi mencatat bahwa rata-rata suhu tahunan pada tahun lalu berada di angka 28,2 derajat Celsius, atau 0,4 derajat di atas rata-rata jangka panjang, menjadikan 2023 sebagai tahun terpanas keempat yang tercatat sejak 1929, menurut dokumen yang dikeluarkan oleh Meteorological Service Singapore (MSS).Suhu tertinggi yang tercatat di Singapura tahun lalu adalah 37,0 derajat Celsius pada 13 Mei, yang menyamai rekor suhu maksimum harian tertinggi sejak 1929.El Nino membawa suhu yang lebih hangat dari biasanya untuk Singapura pada 2023 karena suhu permukaan laut yang lebih tinggi di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur. Namun, suhu terpanas cenderung terjadi sekitar bulan Maret hingga Mei ketika El Nino mereda pada tahun berikutnya, kata MSS.MSS memperkirakan rata-rata tahunan untuk rata-rata suhu harian akan meningkat menjadi 28,5 derajat Celsius dan 32,9 derajat Celsius per akhir abad ini.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China kembangkan teknologi percetakan berwarna tanpa tinta
Indonesia
•
01 Mar 2023

Infrastruktur yang saling terhubung vital untuk atasi perubahan iklim
Indonesia
•
25 Nov 2023

Ilmuwan prediksi luas lahan kering global bertambah sekitar 10 persen pada 2100
Indonesia
•
08 Sep 2023

Studi: Ekosistem darat China imbangi 18 persen emisi CO2 dari konsumsi energi pada 2060
Indonesia
•
07 Sep 2022


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
