PBB: Perawatan kesehatan buruk renggut 8 juta nyawa, dunia rugi 6 triliun dolar per tahun

Seorang anak yang menderita malanutrisi dirawat di sebuah rumah sakit di Sanaa, Yaman, pada 29 Mei 2023. (Xinhua/Mohammed Mohammed)
Sistem perawatan kesehatan yang buruk telah merenggut 8 juta jiwa setiap tahun di 137 negara berpenghasilan rendah dan menengah, serta menimbulkan kerugian ekonomi sebesar 6 triliun dolar AS.
PBB (Xinhua) – Dua badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (13/6) melaporkan bahwa sekitar 8 juta orang meninggal setiap tahun di 137 negara berpenghasilan rendah dan menengah akibat sistem dan layanan perawatan kesehatan berkualitas buruk.Sebuah laporan gabungan yang dikeluarkan oleh Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa perawatan kesehatan bermutu rendah pada akhirnya menimbulkan kerugian ekonomi sebesar 6 triliun dolar AS setiap tahun akibat kesehatan yang buruk dan kematian dini.Penelitian tersebut menemukan bahwa hanya 12 persen dari semua negara di dunia memiliki lebih dari 75 persen dana yang dibutuhkan untuk mencapai target dalam hal air, sanitasi, dan kebersihan (water, sanitation, and hygiene/WASH) di fasilitas kesehatan."WASH di fasilitas perawatan kesehatan sangat penting untuk perawatan berkualitas, dalam hal ini terdapat konsensus universal," demikian ditemukan dalam penelitian UNICEF-WHO itu. "Banyak negara sedang bertindak, namun diperlukan upaya dan investasi yang lebih kolaboratif, terfokus, dan ekspansif."Laporan setebal 80 halaman itu memperingatkan bahwa seiring meningkatnya risiko pandemik di masa depan, perubahan iklim, ketidakamanan geopolitik, dan konflik, investasi di bidang perawatan kesehatan menjadi lebih krusial dari sebelumnya. Jutaan nyawa dapat diselamatkan, dan kerugian ekonomi miliaran dolar dapat dicegah melalui intervensi WASH yang sederhana dan terjangkau.Layanan WASH yang aman memungkinkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi yang dapat menyelamatkan jiwa untuk membatasi penyebaran resistansi antimikroba, dan membantu menyediakan layanan perawatan kesehatan primer berkualitas bagi semua pihak, kata UNICEF dan WHO.*1 dolar AS = 14.868 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Jepang desak militer AS ambil tindakan untuk cegah pelecehan seksual di Okinawa
Indonesia
•
11 Jan 2025

Insiden penembakan di sekolah AS naik signifikan pada tahun ajaran 2023-2024
Indonesia
•
20 Aug 2024

Sekjen PBB serukan persatuan dan harapan dalam pesan Tahun Baru
Indonesia
•
30 Dec 2023

PBB: Lebih dari 1,1 juta warga Gaza hadapi kerawanan pangan
Indonesia
•
31 Mar 2024
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
