
Buka kembali wilayah udaranya, Qatar konfirmasi satu rudal Iran hantam pangkalan udara AS

Foto yang diabadikan pada 16 Juni 2025 ini menunjukkan serpihan rudal di Safed, Israel utara. (Xinhua/JINI/David Cohen)
Sistem pertahanan udara Qatar berhasil mencegat 18 dari 19 rudal balistik Iran yang menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid, yang menjadi basis pasukan Amerika Serikat di Qatar.
Doha, Qatar (Xinhua/Indonesia Window) – Sistem pertahanan udara Qatar berhasil mencegat 18 dari 19 rudal balistik Iran yang menargetkan Pangkalan Udara Al Udeid, yang menjadi basis pasukan Amerika Serikat (AS) di Qatar, demikian diumumkan Kementerian Pertahanan Qatar pada Senin (23/6). Satu rudal berhasil lolos dan menghantam pangkalan tersebut, namun tidak ada korban jiwa atau kerusakan material akibat insiden ini.Shayeq Al-Hajri, wakil kepala Operasi Gabungan, mengonfirmasi dalam sebuah konferensi pers bahwa rudal tersebut diluncurkan dalam dua gelombang terpisah. Rudal-rudal yang dicegat dihancurkan di atas laut setelah memasuki wilayah udara Qatar."Kami menerima informasi intelijen pada hari itu yang mengindikasikan adanya ancaman terhadap beberapa instalasi militer regional, termasuk Al Udeid," kata Al-Hajri. Dia menekankan kesiapan militer Qatar, seraya mengungkapkan kemampuan mereka "melampaui apa yang telah ditunjukkan."Serangan tersebut memicu penangguhan sementara semua lalu lintas udara di Qatar. Otoritas Penerbangan Sipil Qatar kemudian mengumumkan dibukanya kembali penerbangan secara penuh, dan memuji koordinasi di antara lembaga-lembaga pemerintah untuk memastikan keselamatan penerbangan.Dalam konferensi pers berikutnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari mengatakan Qatar sedang mempertimbangkan respons diplomatik yang "tegas dan bijaksana." Dia menggambarkan serangan itu sebagai hal yang "mengejutkan" mengingat upaya diplomatik Doha yang signifikan untuk menengahi konflik regional.Al Ansari membenarkan Iran telah memberikan pemberitahuan terlebih dahulu mengenai serangan tersebut kepada pihak AS dan Qatar melalui saluran diplomatik. Dia menegaskan bahwa insiden tersebut tidak akan menghalangi Qatar untuk menjalankan peran mediasi yang sedang mereka lakukan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Mahathir: Muslim harus guna kekuatan, sadari kelemahan
Indonesia
•
21 May 2021

Menteri: Produksi minyak Saudi pulih
Indonesia
•
04 Oct 2019

Pemerintahan Trump gugat Universitas California atas dugaan antisemitisme
Indonesia
•
25 Feb 2026

Korban tewas akibat gelombang kedua ledakan alat komunikasi di Lebanon bertambah jadi 14 orang, 450 luka-luka
Indonesia
•
20 Sep 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
