
China genjot penerapan skala besar BDS

Seorang sukarelawan terlihat pada KTT Internasional tentang Aplikasi Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BeiDou Navigation Satellite System/BDS) pertama, di Changsha, Provinsi Hunan, China tengah, pada 16 September 2021. (Xinhua/Chen Sihan)
Sistem Satelit Navigasi BeiDou diterapkan pada lebih dari 7,9 juta kendaraan yang beroperasi di jalan raya, lebih dari 47.000 kapal, dan lebih dari 40.000 kendaraan pengiriman pos dan ekspres jalur utama di seantero China.
Beijing, China (Xinhua) – China akan mempercepat pengembangan penerapan berskala besar untuk Sistem Satelit Navigasi BeiDou (BeiDou Navigation Satellite System/BDS) dalam marketisasi, industrialisasi, dan internasionalisasi, menurut Kantor Navigasi Satelit China.Sejak rampung pada 2020, BDS beroperasi secara nonstop, stabil, dan andal, menyediakan berbagai layanan navigasi satelit yang cakap. Kemampuannya dalam layanan pesan singkat dan presisi tinggi telah diverifikasi sepenuhnya, kata kantor tersebut.Sistem BDS ini diterapkan pada lebih dari 7,9 juta kendaraan yang beroperasi di jalan raya, lebih dari 47.000 kapal, dan lebih dari 40.000 kendaraan pengiriman pos dan ekspres jalur utama di seantero China. Hampir 8.000 terminal BDS dari berbagai tipe telah diterapkan dan dipromosikan di sektor perkeretaapian.Lebih dari 100.000 mesin pertanian telah dipasangi dengan sistem penggerak otomatis BDS, yang mencakup mata rantai produksi pertanian seperti pertanian vertikal bawah tanah (deep farm), penanaman padi, penaburan, perlindungan tanaman, pemanenan, perawatan jerami, dan pengeringan.Jumlah waduk yang menggunakan layanan komunikasi pesan singkat BDS untuk pemantauan hidrologi mencapai 2.587, dan 650 bidang tanah longsor yang mengalami deformasi memiliki stasiun pemantauan BDS.Lebih dari 5 juta layanan berbagi sepeda yang dilengkapi dengan cip pemosisian presisi tinggi BDS beroperasi di lebih dari 450 kota di seantero China.Ponsel yang mendukung fungsi komunikasi pesan singkat BDS telah dirilis, yang merupakan smartphone pertama di dunia dengan koneksi satelit langsung.BDS sedang melakukan segala upaya untuk memberdayakan semua lapisan masyarakat serta menjadi mesin penting untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial.Sementara itu, perkembangan BDS di kancah internasional terus meningkat. Buku putih berjudul ‘Sistem Satelit Navigasi BeiDou China di Era Baru’ telah dirilis.China menandatangani nota kesepahaman tentang kerja sama navigasi satelit dengan Organisasi Penerbangan Sipil Arab dan Uni Emirat Arab. China juga merilis pernyataan tentang kerja sama antara BDS dan GLONASS milik Rusia.Sistem BDS secara aktif berkontribusi untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.Pada 2035 mendatang, China akan membangun sebuah sistem ruang-waktu komprehensif nasional dengan sistem BDS generasi mendatang sebagai intinya guna menyediakan layanan pemosisian, navigasi, dan pengaturan waktu yang aman dan andal, demikian dikatakan kantor tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tingkat polusi udara yang tidak sehat kembali hantui Bangkok
Indonesia
•
26 Oct 2023

Web3 dan metaverse hadir di pameran teknologi dunia 2023 di Las Vegas
Indonesia
•
07 Jan 2023

Moskow buka jalur kereta bawah tanah terpanjang di dunia
Indonesia
•
02 Mar 2023

Huawei teken kerja sama dengan ASEAN di bidang energi terbarukan dan inovasi digital
Indonesia
•
14 Dec 2023


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
