
Ekskavasi terbaru situs manusia kera Yuanmou dimulai di China barat daya

Para staf melakukan pekerjaan ekskavasi di situs manusia kera Yuanmou di wilayah Yuanmou, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 21 Juli 2023. (Xinhua/Wang Anhaowei)
Situs manusia kera Yuanmou yang terkenal dengan julukan "kampung halaman nenek moyang manusia oriental", terletak di Provinsi Yunnan, China barat daya, dan diperkirakan berusia sekitar 1,7 juta tahun.
Kunming, China (Xinhua) – Lebih dari 80 peneliti memulai putaran terbaru ekskavasi arkeologi China di situs manusia kera Yuanmou yang terkenal, di Provinsi Yunnan, China barat daya, pada Jumat (21/7). Para peneliti sedang mengeksplorasi misteri-misteri yang belum terpecahkan di situs yang sudah ada sejak sekitar 1,7 juta tahun silam itu.Putaran baru ekskavasi tersebut dijadwalkan akan mencakup area seluas 200 meter persegi di bagian tenggara situs Yuanmou.Pada 1965, tim arkeolog China menemukan dua fosil gigi hominin di situs manusia kera Yuanmou, membuat situs tersebut mendapat julukan "kampung halaman nenek moyang manusia oriental".Pada 1973, 16 buah perkakas batu ditemukan di situs itu, dengan beberapa abu tertinggal di bawah tanah. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa manusia kera Yuanmou dapat membuat perkakas, dan kemungkinan juga mereka dapat menggunakan api kala itu.Sebelum ekskavasi terbaru tersebut, para peneliti telah merampungkan sebuah investigasi khusus tiga tahap dan upaya eksplorasi terkait manusia purba serta arkeologi zaman paleolitikum di situs itu dan area sekitarnya. Investigasi awal telah mengungkap lebih dari 600 buah perkakas batu dan lebih dari 640 fosil hewan, ujar Ruan Qijun, pemimpin putaran terbaru ekskavasi di situs tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Satelit China yang sedang mengorbit lakukan pengujian model besar AI
Indonesia
•
08 Oct 2024

Sekjen PBB luncurkan badan penasihat di bidang AI
Indonesia
•
27 Oct 2023

China tambahkan satu proyek pembangkit listrik ‘pumped-storage’ di Qinghai
Indonesia
•
08 Aug 2023

Teleskop raksasa China ungkap semburan relativistik lubang hitam
Indonesia
•
01 Aug 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
