
Situs prasejarah berusia 13.200 tahun ditemukan di China timur

Foto tak bertanggal ini menunjukkan pecahan tembikar yang digali dari sebuah situs hominid kuno di Desa Zhaojiaxuyao, Kota Zibo, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Institut Penelitian Relik Budaya dan Arkeologi Provinsi Shandong)
Situs prasejarah di China timur berusia 13.200 tahun ditemukan di Provinsi Shandong, membantu mengisi celah terkait reruntuhan manusia prasejarah di kawasan tersebut, memberikan bukti kunci untuk transisi yang signifikan dari Zaman Paleolitikum ke Zaman Neolitikum di China utara, khususnya daerah Shandong.
Jinan, China (Xinhua) – Sebuah situs hominid purba yang berusia sekitar 13.200 tahun telah ditemukan di Provinsi Shandong, China timur, dengan lebih dari 1.000 relik, termasuk patung tembikar.Situs itu terletak di Desa Zhaojiaxuyao di Kota Zibo dan telah ada sekitar masa transisi antara Zaman Paleolitikum dan Zaman Neolitikum.Luas area intinya mencakup sekitar 400 meter persegi. Sebagian besar relik yang digali adalah tulang binatang, pecahan tembikar, dan patung tembikar, sementara beberapa produk tanah liat dan cangkang kerang juga ditemukan di situs tersebut."Kita dapat melihat bahwa teknik pembuatan tembikar telah relatif matang kala itu, dan relik-reliknya merupakan tembikar paling awal yang ditemukan di Shandong," ujar Zhao Yichao dari institut penelitian relik budaya dan arkeologi provinsi tersebut."Beberapa tulang rusa dan burung memiliki bekas luka potong, yang menunjukkan bahwa konsumsi daging hominid purba berpusat pada burung dan rusa," tambah Zhao.Penemuan itu telah membantu mengisi celah terkait reruntuhan manusia prasejarah di kawasan tersebut, memberikan bukti kunci untuk transisi yang signifikan dari Zaman Paleolitikum ke Zaman Neolitikum di China utara, khususnya daerah Shandong. Penemuan tersebut juga sangat penting untuk mempelajari lebih lanjut bentuk organisasi sosial dan model produksi pada saat itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan sebut China masuk jajaran 10 negara paling inovatif
Indonesia
•
24 Nov 2023

Ilmuwan temukan solusi atasi efek samping imunoterapi pada pasien kanker
Indonesia
•
01 Oct 2023

Studi ungkap cuaca ekstrem dapat picu invasi spesies pendatang
Indonesia
•
10 Nov 2023

Pil Lumakras kurangi risiko perkembangan kanker paru-paru hingga 34 persen
Indonesia
•
12 Sep 2022


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
