
Spesies anggrek baru ditemukan di China barat daya

Foto dokumentasi yang diabadikan pada 16 Desember 2022 ini menunjukkan seekor belalang anggrek (orchid mantis) di Taman Botani Tropis Xishuangbanna (Xishuangbanna Tropical Botanical Garden/XTBG) yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Mo Haibo)
Spesies anggrek baru ditemukan dalam survei sumber daya tanaman baru-baru ini di Cagar Alam Tingkat Provinsi Tongbiguan di Provinsi Yunnan, China barat daya.
Beijing, China (Xinhua) – Spesies anggrek baru ditemukan dalam survei sumber daya tanaman baru-baru ini di Cagar Alam Tingkat Provinsi Tongbiguan di Provinsi Yunnan, China barat daya.Penemuan oleh tim yang terdiri dari para peneliti dari cagar alam tersebut bersama dengan Universitas Pertanian dan Kehutanan Fujian itu telah dipublikasikan dalam jurnal Phytotaxa.
Sejumlah pengunjung berswafoto dalam sebuah pameran anggrek di San Francisco, Amerika Serikat (AS), pada 15 Februari 2024. Acara pratinjau untuk ajang Pacific Orchid Exposition digelar di Golden Gate Park pada Kamis (15/2) dan pameran itu dibuka untuk umum mulai 16 hingga 18 Februari. (Xinhua/Liu Yilin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Situs fosil panda ditemukan di gua terpanjang di Asia yang berlokasi di Guizhou, China
Indonesia
•
19 Apr 2024

China dorong misi antariksa dengan Eropa di tengah agenda eksplorasi yang ambisius
Indonesia
•
17 Jun 2024

Feature – Perkembangan pesat AI di China dorong penerapannya yang lebih luas dalam kehidupan sehari-hari
Indonesia
•
28 Oct 2024

Penelitian ungkap cekungan Apollo di Bulan terbentuk 4,16 miliar tahun silam
Indonesia
•
23 Aug 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
