
Spesies tumbuhan berbunga baru ditemukan di China barat daya

Foto yang diabadikan pada 7 Oktober 2019 ini menunjukkan spesies baru dari genus Impatiens yang diberi nama Impatiens beipanjiangensis di Kota Panzhou, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Guo Ying)
Spesies Impatiens beipanjiangensis, yang berbunga pada bulan Oktober dan November, mirip dengan beberapa spesies Impatiens lainnya dalam hal morfologi, tetapi memiliki perbedaan yang signifikan pada sepal, serbuk sari, biji, dan karakteristik lainnya.
Guiyang, China (Xinhua) – Tim peneliti China menemukan spesies baru dari genus Impatiens di Provinsi Guizhou, China barat daya, dan menamakannya Impatiens beipanjiangensis.Bunga kuning tersebut diuraikan dalam sebuah makalah yang diterbitkan di jurnal PhytoKeys edisi terbaru.Nama spesies ini diambil dari Lembah Sungai Beipanjiang di Kota Panzhou, tempat tim ahli botani pertama kali menemukan spesimen tersebut pada Oktober 2019 saat melakukan survei lapangan, kata Xu Jian, salah satu anggota tim sekaligus peneliti dari Kebun Raya Guizhou.
Foto yang diabadikan pada 7 Oktober 2019 ini menunjukkan spesies baru dari genus <em>Impatiens</em> yang diberi nama <em>Impatiens beipanjiangensis</em> di Kota Panzhou, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Guo Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bencana kegagalan teknologi global ganggu perjalanan udara AS selama empat hari beruntun
Indonesia
•
25 Jul 2024

Honda kembangkan mesin purwarupa untuk roket
Indonesia
•
30 Oct 2021

COVID-19 – Ilmuwan: ‘herd immunity’ terbentuk setelah 3-10 persen populasi terinfeksi
Indonesia
•
06 Oct 2020

Ahli: Erupsi Merapi selanjutnya diperkirakan semakin dekat
Indonesia
•
28 Oct 2020


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
