
PM Inggris tegaskan komitmen capai perdamaian di Ukraina, namun tak sebutkan langkah konkret

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang sedang berkunjung ke Inggris, di depan Downing Street No. 10 di London, Inggris, pada 1 Maret 2025. (Xinhua/Li Ying)
Starmer menegaskan sikap Inggris dalam mengamankan keterlibatan Amerika Serikat dalam pertahanan masa depan Ukraina, menekankan bahwa diskusi dengan AS terus berlangsung "setiap hari."
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer menegaskan kembali komitmennya untuk mencapai perdamaian abadi di Ukraina saat Inggris menjadi tuan rumah pertemuan virtual dengan lebih dari 25 pemimpin politik pada Sabtu (15/3) pagi waktu setempat. Meskipun demikian, tidak ada pengumuman mengenai langkah-langkah pertahanan yang terperinci atau yang telah diperbarui.Dalam konferensi pers usai pertemuan virtual itu, ketika ditanya apakah ada komitmen konkret yang dihasilkan dari pertemuan tersebut, Starmer menyebut pertemuan itu telah membantu membangun momentum politik dan militer, dengan negara-negara yang berpartisipasi setuju untuk meningkatkan tekanan kolektif terhadap Rusia. Namun, dia tidak mengungkapkan langkah-langkah spesifik apa yang akan diambil pada "tahap operasional."
Foto menunjukkan suasana konferensi tingkat tinggi (KTT) pertahanan di London, Inggris, pada 2 Maret 2025. (Xinhua/Downing Street No. 10/Simon Dawson)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wisatawan China paling banyak kunjungi Saudi
Indonesia
•
01 Nov 2019

COVID-19 – Arab Saudi selesaikan vaksinasi lengkap sebelum akhir 2021
Indonesia
•
01 Apr 2021

China rilis laporan terkait implementasi inisiatif keamanan global
Indonesia
•
20 Jul 2024

Hamas normalisasi hubungan dengan Suriah dalam kunjungan ke Damaskus
Indonesia
•
21 Oct 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
