Dokumen rahasia ditemukan di rumah mantan wakil presiden AS Mike Pence

Mantan wakil presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence (tengah) mengikuti sesi bersama Kongres untuk mengesahkan hasil pemilu 2020 di gedung Capitol di Washington DC, AS, pada 6 Januari 2021. (Xinhua/Pool/Kevin Dietsch)
Dokumen rahasia negara AS telah ditemukan di rumah mantan wakil presiden Amerika Serikat Mike Pence, di Indiana, dalam dua kotak kecil.
Washington, AS (Xinhua) – Mantan wakil presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mengatakan kepada Kongres pada Selasa (24/1) bahwa dokumen-dokumen rahasia telah ditemukan di rumahnya di Indiana.Ketua Komite Pengawasan dan Pertanggungjawaban Parlemen James Comer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Pence menghubungi pada Selasa tentang dokumen yang salah tempat tersebut."Dia setuju untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pengawasan kongres dan menjawab pertanyaan apa pun yang kami miliki tentang masalah ini," kata Comer tentang Pence, yang menjabat sebagai wakil presiden AS dari Januari 2017 hingga Januari 2021 di bawah Donald Trump.Tim Pence dilaporkan memberi tahu Arsip Nasional pekan lalu bahwa sejumlah kecil dokumen rahasia potensial ditemukan dalam dua kotak kecil.Dokumen-dokumen tersebut dikumpulkan oleh agen federal di rumah Pence di Carmel, Indiana, pada Kamis (19/1) malam saat Pence berada di Washington DC.Departemen Kehakiman AS (Department of Justice/DOJ) dan Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) dikatakan telah meluncurkan peninjauan dokumen dan mencari tahu bagaimana dokumen tersebut berada di kediaman Pence di Indiana.Penasihat khusus sedang menyelidiki secara terpisah tentang penanganan dokumen rahasia oleh Trump dan Presiden AS Joe Biden.Trump membawa ratusan catatan rahasia setelah mengakhiri masa kepresidenannya dan menolak permintaan berbulan-bulan untuk mengembalikannya ke pemerintah federal, kata DOJ, mencatat bahwa pihaknya harus mendapatkan surat perintah penggeledahan untuk mengambil dokumen-dokumen tersebut.FBI menggeledah rumah Biden di Wilmington, Delaware, pekan lalu dan menemukan dokumen tambahan dengan tanda rahasia, menurut pengacaranya.Penemuan itu adalah keempat kalinya sejak November 2022 bahwa catatan atau materi rahasia ditemukan di alamat pribadi Biden.Sebuah survei yang dilakukan oleh ABC News/Ipsos baru-baru ini menemukan bahwa sebagian besar penduduk Amerika Serikat meyakini bahwa Trump dan Biden bertindak tidak tepat dalam menangani dokumen rahasia negara AS.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Taiwan bayar denda 2,9 miliar rupiah imbas kasus kematian akibat vaksinasi
Indonesia
•
16 Jun 2022

Ukraina sebut PLTA Kakhovka hancur total tanpa bisa diperbaiki
Indonesia
•
07 Jun 2023

PM Inggris tegaskan komitmen capai perdamaian di Ukraina, namun tak sebutkan langkah konkret
Indonesia
•
16 Mar 2025

Dirjen IAEA akan kunjungi Iran untuk hadiri pembicaraan tingkat tinggi
Indonesia
•
03 Mar 2023
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
