
Jiangsu di China dorong pembangunan ramah lingkungan dengan stasiun penyimpanan panas

Foto dari udara yang diabadikan pada 3 November 2021 ini menunjukkan para pekerja kelistrikan berpatroli di tengah-tengah proyek pembangkit listrik tenaga surya dan angin yang dipasang di atas perairan perikanan di Sheyanghu, wilayah Baoying di Yangzhou, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Li Bo)
Stasiun penyimpanan panas canggih di Kota Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur dilengkapi dengan teknologi penyimpanan uap canggih yang dapat mengekstraksi sisa panas dari air limbah industri dan limbah gas untuk menghasilkan dan menyimpan uap pada suhu hampir 160 derajat Celsius.
Nanjing, China (Xinhua) – Sebuah stasiun penyimpanan panas canggih, yang dapat mengekstraksi panas dari limbah industri dan menyimpan uap bersuhu tinggi, telah dioperasikan di Kota Changzhou, Provinsi Jiangsu, China timur.Dibangun oleh State Grid China, stasiun tersebut dilengkapi dengan teknologi penyimpanan uap canggih yang dapat mengekstraksi sisa panas dari air limbah industri dan limbah gas untuk menghasilkan dan menyimpan uap pada suhu hampir 160 derajat Celsius. Uap itu dapat digunakan lebih lanjut oleh perusahaan tekstil dan pakaian jadi.Yuan Junqiu, dari State Grid Changzhou Power Supply Company, mengatakan bahwa stasiun tersebut dapat membantu mempromosikan pemanfaatan energi berkelanjutan dan seluruh prosesnya menggunakan tenaga surya guna meningkatkan level dekarbonisasi industri tradisional."Perusahaan kami membutuhkan uap dalam jumlah besar," ujar Zheng Manxiang, pimpinan sebuah perusahaan tekstil setempat. "Dulu kami mengandalkan uap yang dipasok oleh pembangkit listrik tenaga batu bara. Sejak dioperasikannya stasiun penyimpanan panas yang baru ini, biaya per ton uap kami diperkirakan akan turun setidaknya 80 yuan, menghasilkan penghematan biaya energi tahunan lebih dari 1 juta yuan."Sebagai pusat manufaktur, Changzhou telah secara aktif mendorong penerapan teknologi hemat energi, mengurangi intensitas konsumsi energi secara keseluruhan, dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi.Pada 2022, Changzhou mencapai pengurangan konsumsi energi per unit PDB sebesar 11,1 persen, dan menduduki peringkat pertama di provinsi tersebut.Untuk semakin memanfaatkan potensi penghematan energi di sektor industri dan secara signifikan meningkatkan efisiensi energi, Jiangsu sebelumnya memperkenalkan "rencana aksi tiga tahun untuk penghematan energi dan transformasi teknologi di sektor industri."Hingga 2025, konsumsi energi per unit dari nilai tambah perusahaan industri besar di provinsi tersebut dengan pendapatan tahunan lebih dari 20 juta yuan diperkirakan akan turun lebih dari 17 persen dari tingkat pada 2020, menurut rencana itu.*1 yuan = 2.171 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China terima data dari satelit pemantauan ekosistem yang baru diluncurkan
Indonesia
•
08 Aug 2022

Fondasi dahan murbei dan cemara ditemukan di bawah tembok kota China kuno
Indonesia
•
13 Jan 2023

Ilmuwan ungkap mekanisme di balik pola warna kompleks pada kelopak bunga
Indonesia
•
06 Apr 2023

Tim peneliti internasional rilis temuan bersejarah dalam pemetaan otak skala meso
Indonesia
•
12 Jul 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
