
WMO: Tahun 2023 jadi tahun terpanas yang pernah tercatat

Para wisatawan menyegarkan diri di air mancur di dekat Pantheon di Roma, Italia, pada 18 Juli 2023. Suhu maksimum di Roma melampaui 41 derajat Celsius pada Selasa (9/1). (Xinhua/Jin Mamengni)
Suhu global memecahkan rekor-rekor sebelumnya di setiap bulan antara Juni hingga Desember 2023, dengan Juli dan Agustus pada tahun tersebut merupakan bulan terpanas yang pernah tercatat.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organization/WMO) pada Jumat (12/1) secara resmi mengukuhkan 2023 sebagai tahun terhangat sejak pencatatan dimulai, mendekati ambang batas 1,5 derajat Celsius di atas level praindustri yang ditetapkan oleh Perjanjian Paris.WMO mengatakan Bumi tercatat 1,45 ± 0,12 derajat Celsius lebih hangat dibandingkan level praindustri tahun lalu, mengutip enam kumpulan data internasional terkemuka yang digunakan untuk memantau suhu global dan dikonsolidasikan oleh badan tersebut.Suhu global memecahkan rekor-rekor sebelumnya di setiap bulan antara Juni hingga Desember, dengan Juli dan Agustus merupakan bulan terpanas yang pernah tercatat, ungkap WMO."Perubahan iklim merupakan tantangan terbesar yang dihadapi umat manusia. Hal ini berdampak pada kita semua, terutama mereka yang paling rentan," kata Sekretaris Jenderal WMO Celeste Saulo, seraya mendesak umat manusia untuk melakukan pengurangan drastis emisi gas rumah kaca dan mempercepat transisi ke sumber energi terbarukan.
Seorang pria berjalan melewati sebuah ladang gandum yang sedang dipanen saat gelombang panas melanda di dekat Bucharest, Rumania, pada 18 Juli 2023. (Xinhua/Cristian Cristel)
Pembacaan termometer 42 derajat Celsius tercatat di tengah gelombang panas musim panas di Bucharest, Rumania, pada 25 Juli 2023. (Xinhua/Cristian Cristel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sosok - Ternyata, Dubes Indonesia untuk Ethiopia pernah jadi wartawan
Indonesia
•
29 May 2020

Anak-anak penyintas konflik Gaza butuh dukungan psikologis mendesak
Indonesia
•
10 Nov 2023

Penyandang tuna rungu di Gaza sulap besi tua jadi karya seni yang elok
Indonesia
•
05 Aug 2022

Pengiriman bantuan lewat udara kembali dilakukan di Gaza utara
Indonesia
•
27 Jul 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
