Swedia berpotensi hadapi situasi energi lebih buruk di musim dingin berikutnya

Seorang warga bersepeda di sebuah jalan di Stockholm, Swedia, pada 21 November 2022. (Xinhua/Wei Xuechao)
Situasi energi di Swedia akan menjadi lebih buruk lagi dari saat ini pada musim dingin berikutnya, saat harga energi menjadi semakin tinggi, sebagai dampak konflik antara Rusia dan Ukraina.
Stockholm, Swedia (Xinhua) – Situasi energi di Swedia akan menjadi lebih buruk lagi dari saat ini pada musim dingin berikutnya, demikian diperingatkan oleh seorang pakar dari Badan Energi Swedia (Swedish Energy Agency) pada Sabtu (26/11).Masyarakat Swedia, yang sudah harus menghadapi harga energi yang sangat tinggi, harus bersiap menyambut harga energi yang bahkan lebih tinggi lagi pada musim dingin berikutnya, lapor harian Dagens Nyheter (DN) yang mengutip pernyataan Anders Wallinder, kepala keamanan pasokan di badan energi tersebut.
Seorang wanita melintas saat sebuah kendaraan pembersih salju membersihkan jalan bersalju di Stockholm, Swedia, pada 21 November 2022. (Xinhua/Wei Xuechao)
Foto yang diabadikan pada 28 Oktober 2022 ini menunjukkan seorang pejalan kaki mengamati toko lampu Hogberg di Kota Tua Stockholm, Swedia. (Xinhua/Patrick Ekstrand)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pendapatan Indosat Ooreedoo meningkat 9,4 persen selama pandemik
Indonesia
•
30 Jul 2020

IMF naikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China pada 2024 jadi 5 persen
Indonesia
•
17 Jul 2024

China desak Belanda pulihkan stabilitas rantai pasokan semikonduktor global
Indonesia
•
09 Nov 2025

Indonesia-Taiwan bepeluang tingkatkan kerja sama ekonomi di tengah pandemik
Indonesia
•
27 Aug 2020
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
