
Takaichi resmi terpilih kembali sebagai PM Jepang

Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi berbicara dalam sebuah konferensi pers di kediaman resmi sang PM di Tokyo, Jepang, pada 19 Januari 2026. (Xinhua/Pool/Rodrigo Reyes Marin)
Sanae Takaichi, pemimpin Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa di Jepang, telah resmi terpilih sebagai Perdana Menteri Jepang ke-105 oleh para anggota parlemen.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Sanae Takaichi, pemimpin Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa di Jepang, pada Rabu (18/2) resmi terpilih sebagai Perdana Menteri (PM) Jepang ke-105 oleh para anggota parlemen.
Dalam sidang Diet (parlemen Jepang) luar biasa yang digelar pada hari itu, majelis rendah dan majelis tinggi masing-masing menggelar pemungutan suara untuk penunjukan perdana menteri.
Dalam pemungutan suara di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) atau majelis rendah, Sanae Takaichi meraih 354 suara pada putaran pertama, mengungguli ketua oposisi utama Aliansi Reformasi Sentris (Centrist Reform Alliance/CRA), Junya Ogawa, yang memperoleh 50 suara, serta para kandidat pesaing lainnya.
Dewan Penasihat (House of Councillors) Jepang melanjutkan ke putaran kedua setelah tidak ada kandidat yang meraih mayoritas pada putaran pertama. Takaichi memimpin dengan 125 suara, diikuti oleh Junya Ogawa yang memperoleh 65 suara.
Majelis rendah yang berpengaruh itu juga memilih Eisuke Mori, anggota senior LDP sekaligus mantan menteri kehakiman, sebagai ketua parlemen, serta Keiichi Ishii, anggota CRA, sebagai wakil ketua.
Takaichi dan kabinetnya mengundurkan diri secara massal pada Rabu pagi hari, sesuai dengan ketentuan konstitusi, sebelum peluncuran kabinet barunya pada hari yang sama.
Dengan kabinet Takaichi yang baru dilantik beberapa bulan lalu setelah dia terpilih sebagai pemimpin LDP dan kemudian menjadi perdana menteri pada Oktober, perubahan susunan kabinet dipandang tidak mungkin terjadi, kata media lokal.
Bersama dengan para petinggi LDP, semua menteri, termasuk Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi, Menteri Keuangan Satsuki Katayama, dan Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi, diperkirakan akan mempertahankan jabatan yang mereka pegang di kabinet pertama Takaichi, seperti dilaporkan oleh Kyodo News.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Inggris akan tingkatkan belanja pertahanan jadi 2,5 persen dari PDB per 2027
Indonesia
•
26 Feb 2025

Taiwan kecam ‘Pedoman tentang Hukuman kepada Separatis Kemerdekaan Taiwan’ yang diterbitkan China
Indonesia
•
30 Jul 2024

PM Kanada gelar pertemuan darurat terkait krisis kebakaran hutan
Indonesia
•
18 Aug 2023

Israel lancarkan serangan udara ke Lebanon selatan pascaserangan balasan Hizbullah
Indonesia
•
07 Jul 2024


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
